Berita

Kerusuhan di Guinea akibat hasil sementara pemilu/Net

Dunia

Hasil Pemilu Berujung Kerusuhan Berdarah, Sekjen PBB Minta Semua Pihak Di Guinea Tetap Tenang

JUMAT, 23 OKTOBER 2020 | 16:04 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Antonio Guterre mengutuk kekerasan dalam unjuk rasa penolakan hasil pemilu di Guinea, Afrika Barat.

Dalam sebuah pernyataan yang dirilis pada Kamis malam (22/10), jurubicara
Guterres, Stephane Dujarric mengatakan Sekjen PBB prihatin serta berduka atas meninggalnya sejumlah orang karena kekerasan di Guinea.

Dilaporkan Anadolu Agency, Guinea dilanda aksi protes besar-besaran untuk menolak hasil pemilu sementara sejak Selasa (20/10).

Dilaporkan Anadolu Agency, Guinea dilanda aksi protes besar-besaran untuk menolak hasil pemilu sementara sejak Selasa (20/10).

Sejumlah orang, termasuk seorang petugas polisi dilaporkan tewas di ibukota Conakry karena aksi tersebut.

Berdasakan hasil sementara pemilu yang disampaikan Komisi Independen Pemilihan Nasional (CENI), petahana, Presiden Alpha Conde memimpin perolehan suara.

Kekerasan sendiri diduga dipicu oleh proklamasi kemenangan sepihak pemimpin Persatuan Pasukan Demokratik Guinea (UFDG) Cellou Dalein Diallo pada Minggu (18/10).

Diallo mengecam kekerasan yang berlangsung setelah pasukan keamanan menyerbu kantor UFGG pada Rabu (21/10).

Dia mengatakan serangan itu ditujukan untuk menghancurkan bukti kecurangan pemilu.

"Terakhir saya dengar mereka menghancurkan semua yang ada di dalam gedung. Tidak ada yang bisa melakukan ini kecuali di bawah instruksi dari Alpha Conde," kata Diallo.

Disampaikan Dujarric, Guterres mendesak semua pihak untuk mengakhiri kekerasan. Ia juga meminta pasukan keamanan untuk menahan diri.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

UPDATE

Ketua MPR: Peternak Sejahtera, Indonesia Makmur

Sabtu, 25 April 2026 | 22:13

PPN Tiket Pesawat Ekonomi Ditanggung Pemerintah Selama 60 Hari

Sabtu, 25 April 2026 | 21:55

Wapres Gibran Tunjukan Komitmen untuk Indonesia Timur

Sabtu, 25 April 2026 | 21:48

Babak Baru Kasus Hukum Rismon, Dilaporkan Gara-gara Buku "Gibran End Game"

Sabtu, 25 April 2026 | 21:25

Pengusaha Warteg Keberatan Zulhas Beri Sinyal Minyakita Bakal Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:51

Bukan Soal PAN, Daya Beli juga Tertekan kalau Minyakita Naik

Sabtu, 25 April 2026 | 20:36

Prof Septiana Dwiputrianti Dikukuhkan Guru Besar Politeknik STIA LAN Bandung

Sabtu, 25 April 2026 | 19:52

Modus Ganjal ATM Terbongkar, Empat Pelaku Dicokok

Sabtu, 25 April 2026 | 19:39

The Impossible Journey, Kisah Perjalanan AS Kobalen

Sabtu, 25 April 2026 | 18:44

Kawal Distribusi Living Cost, BPKH Pastikan Efisiensi Dana Haji 2026

Sabtu, 25 April 2026 | 18:24

Selengkapnya