Berita

Presiden Joko Widodo/Net

Suluh

Masihkah Kemarahan Jokowi Ditakuti Para Menteri?

JUMAT, 23 OKTOBER 2020 | 10:35 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Presiden Joko Widodo kembali marah kepada para pembantunya. Gara-garanya komunikasi buruk dalam mensosialisasikan omnibus law UU Cipta Kerja. Di mana imbasnya terjadi gelombang aksi dari buruh dan mahasiswa di sejumlah kota di tanah air.

Kemarahan itu sebagaimana disampaikan langsung Kepala Kantor Staf Kepresidenan, Moeldoko. Mantan panglima TNI ini juga menyebut bahwa teguran Jokowi ditujukan kepada semua menteri tanpa terkecuali.

Jika menilik kembali ke belakang, sebenarnya ini bukan kali pertama Presiden Jokowi marah pada menteri. Masih terekam dalam benak publik, bagaimana mantan walikota Solo itu memarahi para menteri dalam sidang kabinet paripurna.


Kemarahan Jokowi itu berlangsung pada 18 Juni 2020 dan baru disajikan ke publik 10 hari kemudian lewat video di YouTube.

Kemarahan ditujukan kepada para menteri yang masih bersantai menangani pandemi Covid-19. Menteri-menteri seolah tidak memiliki sense of crisis. Jokowi gamblang mengaku jengkel dan mengancam akan merombak menteri yang tidak segera melakukan langkah-langkah ekstraordinari.

Di awal Agustus Jokowi marah lagi. Gara-garanya aura krisis para menteri belum terlihat usai kemarahannya yang pertama. Serapan anggaran corona yang masih minim menjadi patokan Jokowi memberi penilaian.

Tidak segan-segan, dalam kemarahan kali ini Jokowi menyebut nama kementerian yang sangat minim dalam menyerap anggaran sehingga membuat penanganan corona belum maksimal.

Namun demikian, yang perlu digarisbawahi bukan berapa kali Jokowi memarahi para menteri. Tapi bagaimana efektifitas kemarahan Jokowi, sebatas pencitraan atau memang ingin mesin pemerintahan bekerja ekstra.

Pertanyaan itu muncul karena sudah berkali-kali Jokowi marah. Sementara di satu sisi tidak ada punishment yang diberikan pada menteri. Ancaman merombak kabinet yang digemborkan juga sebatas angin lalu yang belum juga terwujud.

Apalagi kini beragam kritik dan catatan miring disampaikan sejumlah pengamat mengenai kinerja Presiden Jokowi di tahun pertama periode kedua. Lembaga survei juga mencatat kepuasan publik pada kinerja Jokowi-Maruf menurun.

Tapi semua kritik dan survei tidak juga menggoyahkan pendirian Jokowi untuk segera mewujudkan ancaman para para menteri yang pernah dia umbar ke publik. Reshuffle kabinet belum juga terealisasi.

Kini publik pun meragukan keampuhan Jokowi dalam mengendalikan para menterinya. Di satu sisi dia marah terus, di sisi lain para menteri seperti merasa kebal karena kemarahan itu tidak berimbas apa-apa.

Bahkan dikhawatirkan para menteri sudah mahfum bahwa kemarahan Jokowi sebatas ajang untuk pencitraan.

Populer

10 Jalan Febrie Adriansyah Menuju Bebas

Minggu, 19 Juli 2026 | 05:24

Kematian Penjaga Rumah Febrie Harus Diusut Tuntas

Senin, 27 Juli 2026 | 19:53

Jubir IKN Troy Pantouw Sempat Telepon Keluarga Sehari Sebelum Ditemukan Meninggal

Minggu, 26 Juli 2026 | 20:58

Selembar Ijazah Keliling Republik

Rabu, 22 Juli 2026 | 12:00

Hotman Paris Harus Minta Maaf

Minggu, 19 Juli 2026 | 17:02

15 Jeriken Bensin yang Menenggelamkan Jabatan Ayah

Senin, 27 Juli 2026 | 01:03

Hotman Paris Tegaskan Tuduhan Keterlibatan Febrie dalam Kasus Asabri Salah Total

Sabtu, 18 Juli 2026 | 02:58

UPDATE

SGU Gandeng Poltek SSN Perkuat Pendidikan Siber Keamanan

Rabu, 29 Juli 2026 | 02:09

Jokowi Bohong soal 54 Kali Ajak Makan Siang PKL Solo

Rabu, 29 Juli 2026 | 02:02

Sentralisasi Hambat Otonomi Daerah

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:49

Kejagung Periksa Tujuh Saksi Kasus TPPU Febrie, Empat Penyidik Polri

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:05

Terungkap Jokowi Ikut Dirikan Gerindra di Solo Jelang Pemilu 2009

Rabu, 29 Juli 2026 | 01:00

Satgas Jaga Jakarta dan FKDM Jangan Loyo Antisipasi Tawuran Warga

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:28

Polda Metro Jaya Bongkar Sindikat Pengedar Etomidate

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:24

Beredar Hasil Survei 32 Capres 2029

Rabu, 29 Juli 2026 | 00:02

DKPP Putus Perkara Helikopter KPU pada 29 Juli

Selasa, 28 Juli 2026 | 23:23

GOR Ciracas Diserbu 3.190 Pelamar Kerja

Selasa, 28 Juli 2026 | 23:05

Selengkapnya