Berita

Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Mike Pompeo dan Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi di Jakarta pada 4 Agustus 2018/Net

Dunia

Dikunjungi Menlu Pompeo, Retno Marsudi Yakin Bisa Perkuat Hubungan AS-Indonesia

KAMIS, 22 OKTOBER 2020 | 18:46 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Menteri Luar Negeri Retno Marsudi mengumumkan lawatan kerja dari mitranya di Amerika Serikat (AS), Mike Pompeo pada pekan depan.

Berbicara dalam konferensi pers virtual pada Kamis (22/10), Retno mengungkap telah mempersiapkan kunjungan Pompeo dengan Dutabesar AS di Jakarta yang baru, Sung Y. Kim.

"AS adalah salah satu mitra penting Indonesia. Indonesia ingin terus membangun kemitraan kokoh yang saling menguntungkan dan saling menghormati dengan AS," kata Retno.


Dalam pernyataannya, Retno juga mengaku optimis jika pertemuannya dengan Pompeo pada pekan depan dapat memperkuat hubungan kedua negara.

"Saya yakin pembicaraan saya dengan Secretary Pompeo akan berjalan dengan baik dan sekali lagi dapat memperkokoh hubungan bilateral kita dengan AS," tegasnya.

Selain melakukan pertemuan bilateral dengannya, Retno mengatakan, Pompeo juga dijadwalkan untuk hadir dalam forum gerakan pemuda Ansor untuk berdialog mengenai agama dan peradaban.

Kunjungan Pompeo, kata Retno, merupakan bukti komitmen kedua negara untuk memperkuat kemitraan.

Pasalnya, sejumlah pejabat kedua negara secara intensif melakukan kunjungan satu sama lain, terlepas dari adanya pandemi Covid-19 yang melanda dunia.

"Wakil Menteri Pertahanan AS telah berkunjung ke Indonesia, dan antara lain melakukan pertemuan dengan saya. Menteri Pertahanan Indonesia (juga) telah berkunjung ke AS," kata Retno.

"Delegasi US International Development Finance Corporation atau DFC akan berkunjung ke Indonesia minggu ini, dan Secretary Pompeo akan berkunjung minggu depan," tambahnya.

Berdasarkan situs resmi Departemen Luar Negeri AS, Pompeo akan melakukan tur Asia mulai Minggu (25/10). Sebelum ke Indonesia, Pompeo akan mengunjungi India, Srilanka dan Maladewa.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

MAKI Heran KPK Tak Kunjung Tahan Tersangka Korupsi CSR BI

Selasa, 13 Januari 2026 | 20:11

Keadilan pada Demokrasi yang Direnggut

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:54

Program MBG Tetap Harus Diperketat Meski Kasus Keracunan Menurun

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:51

Oegroseno: Polisi Tidak Bisa Nyatakan Ijazah Jokowi Asli atau Palsu

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:48

Ketum PBMI Ngadep Menpora Persiapkan SEA Games Malaysia

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

Sekolah Rakyat Simbol Keadilan Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

110 Siswa Lemhannas Siap Digembleng Selama Lima Bulan

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:30

PBNU Bantah Terima Aliran Uang Korupsi Kuota Haji

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:08

Demokrat Tidak Ambil Pusing Sikap PDIP Tolak Pilkada Via DPRD

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:57

Amankan BBE-Uang, Ini 2 Kantor DJP yang Digeledah KPK

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:40

Selengkapnya