Berita

Dua penambang Sahrawi tewas setelah dibakar hidup-hidup oleh tentara Aljazair/Net

Dunia

Bersembunyi Dalam Lubang Galian, Dua Penambang Emas Sahrawi Tewas Dibakar Hidup-hidup

RABU, 21 OKTOBER 2020 | 23:02 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Dua orang penambang emas Sahrawi dilaporkan telah dibakar hidup-hidup oleh tentara Aljazair.

Insiden tersebut terjadi di kamp Dakhla, 200 km dari kamp Tindouf, pada Senin (19/10).

Dari keterangan tertulis yang diterima redaksi pada Rabu (21/10), dua penambang tersebut pada awalnya berusaha untuk bersembunyi dalam lubang sedalam tujuh meter yang telah mereka gali, ketika pasukan tentara Aljazair melakukan patroli.


Setelah pasukan tentara menyita peralatan tambang di lokasi dan beberapa botol air, mereka kemudian menyiram lubang tersebut dengan bensin dan membakarnya.

Para penambang dikabarkan sempat meminta bantuan para tentara, namun militer Aljazair itu pergi. Alhasil, keduanya meninggal dunia.

Meninggalnya dua penambang itu diketahui oleh seorang penambang lainnya yang juga ikut bertugas. Tetapi ketika itu ia berperan sebagai penjaga dan langsung melarikan diri sebelum tertangkap oleh pasukan Aljazair.

Saat ini, jenazah kedua penambang diserahkan kepada pimpinan Polisario. Di mana organisasi tersebut mengatakan, tentara Aljazair tidak mengetahui keberadaan para penambang di lubang itu.

Setelah insiden tersebut, kamp-kamp Tindouf disiagakan untuk mengantisipasi adanya aksi unjuk rasa untuk mengecam tindakan mengerikan dari pasukan Aljazair.

Pasalnya, insiden serupa bukan pertama kali terjadi. Sebelumnya, pada 2014, tentara Aljazair juga membunuh para pedagang Sahrawi ketika tengah berpatroli.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

MAKI Heran KPK Tak Kunjung Tahan Tersangka Korupsi CSR BI

Selasa, 13 Januari 2026 | 20:11

Keadilan pada Demokrasi yang Direnggut

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:54

Program MBG Tetap Harus Diperketat Meski Kasus Keracunan Menurun

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:51

Oegroseno: Polisi Tidak Bisa Nyatakan Ijazah Jokowi Asli atau Palsu

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:48

Ketum PBMI Ngadep Menpora Persiapkan SEA Games Malaysia

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

Sekolah Rakyat Simbol Keadilan Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

110 Siswa Lemhannas Siap Digembleng Selama Lima Bulan

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:30

PBNU Bantah Terima Aliran Uang Korupsi Kuota Haji

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:08

Demokrat Tidak Ambil Pusing Sikap PDIP Tolak Pilkada Via DPRD

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:57

Amankan BBE-Uang, Ini 2 Kantor DJP yang Digeledah KPK

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:40

Selengkapnya