Berita

CDC melaporkan dua pertiga total kematian di AS tahun ini disebabkan Covid-19/Net

Dunia

Dua Pertiga Kematian Di AS Disebabkan Covid-19

RABU, 21 OKTOBER 2020 | 11:25 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Angka kematian akibat infeksi virus corona baru atau SARS-CoV-2 di Amerika Serikat (AS) terus meningkat. Bahkan setidaknya dua pertiga orang meninggal di AS saat ini dikarenakan Covid-19.

Laporan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) pada Selasa (20/10) menunjukkan, angka kematian di AS antara 26 Januari hingga 3 Oktober sudah mencapai 299.028, atau lebih banyak dari tahun-tahun sebelumnya.

Di antara total angka kematian tersebut, sekitar 216 ribu kematian di AS hingga pertengahan Oktober diketahui disebabkan oleh Covid-19. 


"Ada banyak faktor yang dapat berkontribusi pada peningkatan kematian secara tidak langsung karena pandemi, dengan gangguan pada perawatan kesehatan menjadi salah satu faktornya, kata penulis laporan CDC, Lauran Rossen kepada Reuters.

Di dalam laporan tersebut dijelaskan, peningkatan kematian di AS juga banyak disebabkan oleh efek tidak langsung dari pandemi, di antaranya gangguan akses atau memanfaatkan layanan kesehatan, kondisi Alzheimer, demensia, hingga penyakit pernapasan.

Selain itu, ada juga peningkatan kematian yang tidak terkait dengan Covid-19.

Data menunjukkan peningkatan yang tidak proporsional di antara kelompok ras dan etnis yang terlihat sangat terpengaruh oleh Covid-19.

CDC menemukan persentase peningkatan kematian rata-rata terbesar dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya terjadi di antara orang Hispanik, yaitu 53,6 persen, dengan kematian 32,9 persen di atas rata-rata di antara orang kulit hitam dan 36,6 persen di atas rata-rata untuk orang Asia.

Penghitungan Reuters menemukan sekitar 220 ribu kematian AS terkait virus corona telah dilaporkan saat ini.

CDC menyatakan, kematian berlebih telah terjadi setiap pekannya sejak Maret 2020 dan mencapai titik tertinggi pada pekan-pekan pada 11 April hingga 8 Agustus.

Persentase peningkatan terbesar dalam kematian berlebih dari semua penyebab terjadi di antara orang dewasa berusia 25 sampai 44 tahun sebesar 26,5 persen.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

MAKI Heran KPK Tak Kunjung Tahan Tersangka Korupsi CSR BI

Selasa, 13 Januari 2026 | 20:11

Keadilan pada Demokrasi yang Direnggut

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:54

Program MBG Tetap Harus Diperketat Meski Kasus Keracunan Menurun

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:51

Oegroseno: Polisi Tidak Bisa Nyatakan Ijazah Jokowi Asli atau Palsu

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:48

Ketum PBMI Ngadep Menpora Persiapkan SEA Games Malaysia

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

Sekolah Rakyat Simbol Keadilan Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

110 Siswa Lemhannas Siap Digembleng Selama Lima Bulan

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:30

PBNU Bantah Terima Aliran Uang Korupsi Kuota Haji

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:08

Demokrat Tidak Ambil Pusing Sikap PDIP Tolak Pilkada Via DPRD

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:57

Amankan BBE-Uang, Ini 2 Kantor DJP yang Digeledah KPK

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:40

Selengkapnya