Berita

Perdana Menteri Jepang, Yoshihide Suga dan istri bertemu dengan Presiden Joko Widodo dan istri pada Selasa, 20 Oktober 2020/Net

Dunia

Beda Potret PM Yoshihide Suga Saat Kunjungi Vietnam Dan Indonesia

RABU, 21 OKTOBER 2020 | 08:15 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Perdana Menteri Jepang, Yoshihide Suga melakukan tur selama empat hari ke dua negara Asia Tenggara, yaitu Vietnam dan Indonesia, mulai Minggu (18/10).

Namun ada perbedaan yang mencolok ketika Suga mengunjungi Vietnam dan Indonesia.

Ketika tiba di Hanoi pada Minggu, Suga dan Ibu Negara Mariko Suga beserta rombongan tampak tidak mengenakan masker. Hanya beberapa orang, yang bisa dihitung jari, yang mengenakan masker.


Saat bertemu dengan Perdana Menteri Vietnam, Nguyen Xuan Phuc, kedua pihak juga tidak mengenakan masker.


Potret tersebut menunjukkan, betapa berhasilnya Vietnam dalam menangani wabah virus corona baru yang melanda dunia saat ini.

Vietnam memang dikenal sebagai salah satu negara yang mengambil langkah-langkah pencegahan penyebaran virus yang ketat, mulai dari penerapan isolasi, tes massal, hingga lockdown.

Sejauh ini, data dari World O Meters pada Rabu (21/10) menunjukkan, Vietnam sudah melaporkan 1.141 kasus Covid-19 dengan hanya ada tambahan satu infeksi terbaru. Sementara angka kematian mencapai 35.

Angka kesembuhan di Vietnam sendiri mencapai 1.046. Artinya, hanya ada 63 kasus aktif Covid-19 di sana.

Setelah melawat Vietnam, Suga beserta rombongan pun melanjutkan perjalanan dan tiba di Indonesia pada Selasa (20/10).

Tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Suga yang berpakaian jas biru tampak mengenakan masker hitam. Seluruh rombongannya juga memakai masker.

Disambut oleh Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Suga dan rombongan diboyong ke Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat untuk bertemu dengan Presiden Joko Widodo.

Dengan tambahan 3.602 kasus, Indonesia saat ini sudah mencatat 368.842 infeksi Covid-19 dengan kematian mencapai 12.734. Indonesia sendiri menjadi negara paling terinfeksi di kawasan Asia Tenggara.

Populer

Kajian Online Minta Maaf ke SBY dan Demokrat

Senin, 05 Januari 2026 | 16:47

Arahan Tugas

Sabtu, 03 Januari 2026 | 11:54

Prabowo Hampir Pasti Pilih AHY, Bukan Gibran

Minggu, 04 Januari 2026 | 06:13

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

MAKI Heran KPK Tak Kunjung Tahan Tersangka Korupsi CSR BI

Selasa, 13 Januari 2026 | 20:11

Keadilan pada Demokrasi yang Direnggut

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:54

Program MBG Tetap Harus Diperketat Meski Kasus Keracunan Menurun

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:51

Oegroseno: Polisi Tidak Bisa Nyatakan Ijazah Jokowi Asli atau Palsu

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:48

Ketum PBMI Ngadep Menpora Persiapkan SEA Games Malaysia

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

Sekolah Rakyat Simbol Keadilan Sosial

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:41

110 Siswa Lemhannas Siap Digembleng Selama Lima Bulan

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:30

PBNU Bantah Terima Aliran Uang Korupsi Kuota Haji

Selasa, 13 Januari 2026 | 19:08

Demokrat Tidak Ambil Pusing Sikap PDIP Tolak Pilkada Via DPRD

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:57

Amankan BBE-Uang, Ini 2 Kantor DJP yang Digeledah KPK

Selasa, 13 Januari 2026 | 18:40

Selengkapnya