Berita

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump dan Presiden Brasil, Jair Bolsonaro/Net

Dunia

AS Ajak Brasil Perkuat Kerja Sama Ekonomi, Hilangkan Ketergantungan Pada China

SELASA, 20 OKTOBER 2020 | 13:24 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Amerika Serikat (AS) dan Brasil perlu mengurangi ketergantungan mereka pada impor dari China untuk keamanan mereka sendiri. Alih-alih, AS dan Brasil dapat memperkuat kerja sama.

Demikian yang disampaikan oleh Menteri Luar Negeri AS, Mike Pompeo dalam KTT virtual dengan Brasil pada Senin (19/10).

Pompeo menggarisbawahi pentingnya memperluas hubungan ekonomi bilateral, mengingat adanya "risiko besar" yang berasal dari partisipasi signifikan China dalam ekonomi AS dan Brasil.


"Sejauh kita dapat menemukan cara agar kita dapat meningkatkan perdagangan antara kedua negara kita, kita dapat mengurangi ketergantungan kedua negara terhadap barang-barang penting (yang datang dari China)," kata Pompeo, seperti dikutip dari Reuters.

"Masing-masing dari dua bangsa kita akan lebih aman, dan masing-masing dari kedua bangsa kita akan jauh lebih makmur, baik itu dua atau lima atau 10 tahun dari sekarang,” tambahnya.

Pemerintahan Presiden AS Donald Trump saat ini tengah bekerja untuk meningkatkan hubungan dengan Brasil dan memberikan penyeimbang ke China.

Presiden sayap kanan Brasil Jair Bolsonaro juga ingin mengikutinya, tetapi terhalang oleh China sebagai mitra dagang terbesar Brasil, yang membeli sebagian besar kedelai dan bijih besinya.

Bolsonaro belum memutuskan apakah akan melarang perusahaan telekomunikasi Brasil membeli peralatan 5G dari Huawei Technologies Co Ltd dari China seperti yang diinginkan oleh pemerintah AS.

Pada KTT yang diselenggarakan oleh Kamar Dagang AS, Bolsonaro mengumumkan tiga perjanjian dengan AS untuk memastikan praktik bisnis yang baik dan menghentikan korupsi. Dia mengatakan paket itu akan memangkas birokrasi dan meningkatkan perdagangan dan investasi.

"Dalam satu setengah tahun terakhir, bersama dengan Presiden Trump, kami telah mengangkat Brasil-AS. hubungan ke momen terbaik yang pernah ada, dan membuka babak baru dalam hubungan antara dua ekonomi terbesar dan demokrasi di belahan bumi tersebut," ujar Bolsonaro.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya