Berita

Ilustrasi kursus daring/Net

Dunia

Rashtriya Raksha University Buka Kursus Daring Dua Pekan, Ini Informasinya

SELASA, 20 OKTOBER 2020 | 08:40 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Rashtriya Raksha University (RRU) membuka program baru, kursus daring selama mulai dari 27 Oktober hingga 7 November.

Peserta yang dapat mengikuti program tersebut adalah para pembuat kebijakan, akademisi, peneliti, pejabat organisasi internasional, anggota militer dan para-militer, serta personel polisi, baik dari India maupun negara-negara tetangga.

Dalam keterangan tertulis Kedutaan Besar India di Jakarta pada Selasa (20/10), mereka yang selesai mengikuti kursus akan mendapatkan sertifikat.


"Peran pendidikan dan penelitian sangat penting dalam merancang dan memahami kebijakan dan strategi untuk melakukan hubungan internasional dan menciptakan lingkungan yang stabil," ujar Sekretaris II bidang Pendidikan Kedutaan Besar India di Jakarta, Ajit Singh.

"Mengingat potensi yang sangat besar, modul pembelajaran semacam itu akan menambah layanan pejabat dan lembaga yang mempromosikan kebijakan luar negeri dan tujuan keamanan nasional," sambungnya.

Kursus sendiri akan dilakukan selama lima hingga empat jam setiap harinya, yang terdiri dari kuliah daring, diskusi, dokumentasi, dan banyak hal lain. Totalnya, peserta harus mengikuti 60 jam pelajaran selama kursus berlangsung.

Jadwal kursus akan berlangsung dari pukul 10.00 hingga 12.30 waktu India dan 15.00 hingga 18.00 waktu India.

Ada 13 tema kursus yang dapat diambil oleh para peserta. Mulai dari sejarah dan geograsi hingga keamanan nasional.

RRU sendiri adalah lembaga pendidikan yang didirikan oleh Kementerian Dalam Negeri yang memiliki fokus pada keamanan nasional, pelayanan kepolisian, hingga keamanan intelijen.

Di samping itu RUU juga memiliki sekolah khusus, School of Foreign Affairs, Languages and Political Economy (SFALPE). Di mana fokus pembelajarannya mengenai diplomasi, bahasa, ekonomi, hingga penelitian.

Para partisipan yang merupakan penduduk India sendiri kenai biaya sebesar 2.500 INR. Sementara peserta internasional dikenai biaya sebesar 50 dolar AS.

Pendaftaran sendiri akan ditutup pada 23 Oktober 2020. Di mana para calon peserta akan diberikan konfirmasi masuk sekitar dua hingga tiga hari.

Registrasi dapat dilakukan melalui:
1. Partisipan India:  https://forms.gle/krdTxfs8Y3M9tz4FA
2. Partisipan asing: https://forms.gle/gsPmjZWRJhYC9wHQ6 .

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya