Berita

Perdana Menteri Selandia Baru, Jacinda Ardern/Net

Dunia

Menang Telak, PM Jacinda Ardern Janjikan Pemerintahan Baru Dalam Tiga Pekan

MINGGU, 18 OKTOBER 2020 | 11:57 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Kemenangan bersejarah dari petahana, Perdana Menteri Selandia Baru Jacinda Ardern dari Partai Buruh dalam pemilihan umum membuatnya melanggengkan kekuasaan.

Dalam konferensi pers pada Minggu (18/10), Ardern juga berjanji akan membentuk pemerintahan barunya dalam kurun waktu tiga pekan ke depan. Namun ia menolak untuk mengungkap apakah akan berkoalisi atau memerintah sendiri.

Pasalnya, berdasarkan hasil pemilu pada Sabtu (17/10), partai Buruh memenangkan 64 dari 120 kursi di parlemen unikameral Selandia Baru.


Dengan jumlah kursi itu, Ardern pada dasarnya tidak membutuhkan dukungan koalisi. Namun selama tiga tahun terakhir, ia telah berkoalisi dengan Partai Hijau dan Partai Nasional Selandia Baru.

"Sementara akan ada tiga minggu lagi sebelum kami mendapatkan hasil akhir itu, harapan saya adalah kami akan mengerjakan formasi pemerintah dalam kerangka itu," kata Ardern, seperti dikutip dari Reuters.

"Saya telah menjadi pembangun konsensus tetapi saya juga harus bekerja dengan amanat yang diberikan Buruh juga. Saya telah mengatakan kepada Partai Hijau bahwa saya akan berbicara dengan mereka minggu depan," terangnya perempuan 40 tahun itu.

"Saya tidak ingin menarik kesimpulan apa pun pada saat ini," lanjutnya.

Kemenangan gemilang Ardern merupakan bukti dari kepemimpinannya yang berhasil menghancurkan Covid-19 dan menangani pembantaian 51 jemaah di dua masjid di Chrischruch, serta letusan gunung berapi beberapa waktu lalu.

Dengan pendekatan "go hard, go early" dalam penanganan Covid-19, Ardern berhasil menghilangkan virus corona di Selandia Baru hingga satu kasus dilaporkan pada Minggu.

Sejauh ini, Selandia Baru hanya melaporkan sekitar 1.500 kasus Covid-19 dengan 25 kematian.

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

UPDATE

Kebijakan Energi Harus Seimbang dengan Perlindungan Daya Beli Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 08:05

Lewat Seminar di Wonosobo, Jateng Nyatakan Perang Terhadap Hoaks

Minggu, 26 April 2026 | 07:36

Jemaah Haji Diminta Selalu Bawa Kartu Nusuk dan Dokumen Resmi

Minggu, 26 April 2026 | 07:32

Menkop Optimistis Kopdes Perkuat Ekonomi Masyarakat

Minggu, 26 April 2026 | 07:03

Narkoba Melahirkan Rezim TPPU

Minggu, 26 April 2026 | 06:42

KH Imam Jazuli: Kiai Transformatif Cum Saudagar Gagasan

Minggu, 26 April 2026 | 06:23

Pertemuan Prabowo-Kapolri Mengandung Makna Kebangsaan Mendalam

Minggu, 26 April 2026 | 06:03

Satu Keluarga dengan Lima Nyawa Melayang di Barito Utara

Minggu, 26 April 2026 | 05:48

Tanpa Kubu Tetap

Minggu, 26 April 2026 | 05:13

Pertemuan Menhan dengan Para Jenderal Bukan Sekadar Temu Kangen

Minggu, 26 April 2026 | 05:09

Selengkapnya