Berita

Pollycarpus/Net

Nusantara

Meninggal Kena Covid-19, Pollycarpus Sempat Dirawat 15 Hari Di RS Pertamina

SABTU, 17 OKTOBER 2020 | 19:48 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Pollycarpus Budihari Priyanto, terdakwa pembunuh aktivis HAM Munir meninggal dunia akibat terpapar Covid-19. Pilot senior maskapai Garuda Indonesia itu menghembuskan nafas terakhir sore tadi sekitar pukul 15.30 di RS Pusat Pertamina.

"Beliau sempat dirawat selama 15 hari di RS Pusat Pertamina," kata Sekjen Partai Berkarya Andi Badar Picunang kepada wartawan, Sabtu (17/10).

Namun demikian, Andi Picunang belum mengetahui almarhum kapan dikebumikan serta dimana lokasi makamnya. Pollycarpus, pasca bebas bersyarat 29 Agustus 2018 setelah divonis 14 tahun oleh Pengadilan Negeri Jakarta Pusat memang aktif berkecimpung di Partai Berkarya.

Dalam dokumen laporan Tim Pencari Fakta tertanggal 3 Maret 2005, Polly, terbang bersama dengan Munir dari Jakarta menuju Singapura. Saat itu Polly bestatus sebagai ekstra crew bukan pilot.

Sesampainya di Bandara Changi Singapura ia kemudian mengajak Munir ke Coffe Bean dan memesan kopi yang telah dimasukan racun arsenik.

Munir balik ke pesawat karena tujuannya ke Belanda untuk melanjutkan studi, sementara Polly ke Jakarta. Di atas langit Rumania, dua jam sebelum pesawat mendarat di Bandara Schipol Amsterdam, Munir tewas. Berdasar hasil otopsi otoritas Belanda, di dalam tubuh Munir terdapat 3,1 miligram racun arsenik


Populer

Akankah Sejarah Terulang Untuk Keempat Kalinya, Kabareskrim Yang Jadi Kapolri?

Minggu, 25 Oktober 2020 | 18:31

Tak Takut Ditangkap, Gatot Nurmantyo: Saya Bukan Sombong, Tetapi Harus Menjaga Marwah Prajurit TNI

Rabu, 21 Oktober 2020 | 13:21

Pengamat: Ke Mana Demokrat-PKS-KAMI Pasca Demo, Kok Yang Muncul Gerindra?

Senin, 19 Oktober 2020 | 20:52

Ahmad Yani Mau Dijemput Polisi

Selasa, 20 Oktober 2020 | 09:43

Lecehkan Institusi Kepolisian, Arteria Dahlan Tantang Polri Tangkap Richard Muljadi

Kamis, 22 Oktober 2020 | 16:50

Balas Sentimen Anti-Islam, Supermarket Di Negara-negara Arab Boikot Produk Prancis

Minggu, 25 Oktober 2020 | 07:36

Iwan Sumule: Jangankan Penghina Prabowo, Penista Agama Saja Bisa Jadi Komisaris BUMN

Minggu, 25 Oktober 2020 | 10:56

UPDATE

Baru Dua Hari Dirawat, Pasien Positif Corona Di Solo Kabur

Rabu, 28 Oktober 2020 | 03:14

Bantah Jimly Soal Diktator Konstitusional, Jika Tidak Terbukti, Itu Kejahatan Keamanan

Rabu, 28 Oktober 2020 | 03:08

Isu Kudeta Merangkak Berembus, Firman Daeli Sarankan Pembantu Kabinet Loyal Pada Jokowi

Rabu, 28 Oktober 2020 | 02:50

Ridwan Kamil Turba Pantau Penyaluran Bansos Di Jabar

Rabu, 28 Oktober 2020 | 02:44

Sukamta: Pernyataan Macron Bahayakan Keharmonisan Dunia

Rabu, 28 Oktober 2020 | 02:00

Gugatan Machfud Arifin-Mujiaman Kandas, Gambar Risma Boleh Jadi Bahan Kampanye

Rabu, 28 Oktober 2020 | 01:32

Survei Indikator Dekati Kebenaran, Demokrasi Menurun Karena Rakyat Tidak Berdaulat

Rabu, 28 Oktober 2020 | 00:56

Ujang Komarudin: Legitimasi Pemerintahan Menurun, Alasan PDIP Tuduh Pihak Lain Mengkudeta Jokowi

Rabu, 28 Oktober 2020 | 00:46

Praktisi Hukum: Izin Pembangunan "Jurrasic Park" Di Taman Nasional Komodo Irasional!

Rabu, 28 Oktober 2020 | 00:30

Arus Libur Panjang Terpantau Landai, Kakorlantas: Kesadaran Masyarakat Peduli Kesehatan Tinggi

Rabu, 28 Oktober 2020 | 00:22

Selengkapnya