Berita

Saat aksi BEM SI berlangsung/Net

Nusantara

Sudah Petang Dan Diadang Ke Istana, Peserta Aksi BEM SI Tolak Omnibus Law Memilih Pulang

JUMAT, 16 OKTOBER 2020 | 16:42 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Ratusan mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Seluruh Indonesia (BEM SI) membubarkan diri dengan tertib, Jumat petang (16/10).

Aksi tersebut menuntut pembatalan omnibus law RUU Cipta Kerja yang sudah dibahas dan disetujui DPR dan pemerintah.

Pantauan Kantor Berita Politik RMOL melalui kamera CCTV milik Pemprov DKI Jakarta, ratusan mahasiswa BEM SI tersebut telah membubarkan diri dari lokasi aksi di kawasan Patung Kuda Arjuna Wijaya, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, sekitar pukul 15.45 WIB.


Aksi unjuk rasa menolak omnibus law UU Ciptaker ini berjalan dengan aman dan tertib, meskipun tidak sesuai dengan harapan untuk menggelar aksi di depan Istana Negara.

Massa aksi terhalang karena jalur sudah diblokade dengan barrier beton dan kawat duri di dua jalur Jalan Medan Merdeka Barat mengarah ke Istana Negara.

Pihak kepolisian termasuk TNI pun segera melakukan apel setelah massa aksi pulang.

Arus lalulintas pun telah dibuka di sekitar Bundaran Patung Kuda Arjuna Wijaya.

Namun, dua jalur di Jalan Merdeka Barat tepatnya di depan Gedung Sapta Pesona Kementerian Pariwisata masih ditutup.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya