Berita

Politisi Partai Demokrat Rachland Nashidik/Net

Politik

Rachland Nashidik: Buah Dari ‘Kerja, Kerja, Kerja’, Kini Utang Luar Negeri Jadi Salah Satu Yang Tertinggi

KAMIS, 15 OKTOBER 2020 | 14:24 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Sindiran tajam dilontarkan politisi Partai Demokrat Rachland Nashidik atas capaian ekonomi era Presiden Joko Widodo.

Teranyar, Bank Dunia mengeluarkan data mengejutkan mengenai daftar 10 besar negara berpendapatan rendah dan menengah dengan utang luar negeri (ULN) terbesar. Di mana nama Indonesia ikut masuk di dalamnya.

Berdasarkan laporan bertajuk International Debt Statistics 2021, Indonesia berada di posisi ke-6 negara berpendapatan rendah menengah dengan utang besar. Negara lainnya adalah Argentina, Brasil, India, Meksiko, Afrika Selatan, Thailand, Turki, dan Rusia.


Secara satire, Rachland menyebut bahwa ekonomi Indonesia sedang meroket sebagaimana dicita-citakan oleh Presiden Joko Widodo.

“Ekonomi Indonesia sungguh meroket. Utang luar negeri kini salah satu tertinggi di dunia, buah dari kerja kerja kerja dan ekonomi berdikari, yang sukses menaikkan utang luar negeri sejak 2016,” sindirnya dalam akun Twitter pribadi, Kamis (15/10).

Tidak cukup sampai di situ, pendiri Perhimpunan Pendidikan Demokrasi itu juga menyoroti laju ekonomi Indonesia yang gagal meroket ke angka 7 persen sebagaimana dicita-citakan Jokowi. Bahkan kini laju ekonomi itu mengalami pertumbuhan ke arah minus.

“Sedangkan pertumbuhan ekonomi berhasil dikelola secara gotong royong pada minus 1,7 persen,” sindir Rachland.

Populer

10.060 Jemaah Umrah Telah Kembali ke Tanah Air

Kamis, 05 Maret 2026 | 09:09

Rumah Bersejarah di Menteng Berubah Wujud

Sabtu, 07 Maret 2026 | 22:49

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

Harga Tiket Pesawat Kembali Tidak Masuk Akal

Selasa, 03 Maret 2026 | 03:51

Siapa Berbohong, Fadia Arafiq atau Ahmad Luthfi?

Sabtu, 07 Maret 2026 | 06:42

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

UPDATE

Olah TKP Freeport

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:16

Rismon Rela Dianggap Pengkhianat daripada Menyembunyikan Kebenaran

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:14

Bandung Dalam Diplomasi Konfrontasi dan Kemunafikan Diplomasi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:05

Roy Suryo Tegaskan Permintaan Maaf Rismon ke Jokowi Bersifat Pribadi

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:00

KPK Panggil Pengusaha James Mondong dalam Kasus Suap Impor di Bea Cukai

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:54

Aktivis KontraS Andrie Yunus Disiram Air Keras

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:47

EMAS Rampungkan Fase Konstruksi, Fokus Kejar Target Produksi

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:40

DPR Jangan Pilih Lagi Anggota KPU yang Tak Profesional!

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:29

Kapolri dan Panglima TNI Pantau Pelabuhan Merak Via Helikopter

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:23

Trump Yakin Pemimpin Baru Iran Masih Hidup tapi Terluka Parah

Jumat, 13 Maret 2026 | 13:17

Selengkapnya