Berita

Para deklarator KAMI/Net

Politik

Penangkapan Syahganda Justru Akan Membesarkan Gerakan KAMI

SELASA, 13 OKTOBER 2020 | 09:29 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Penangkapan terhadap aktivis Syahganda Nainggolan tidak akan melemahkan gerakan Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI). Sebaliknya, aksi tersebut justru akan memperbesar dukungan terhadap gerakan yang digawangi Din Syamduddin, Rochmad Wahab, dan Gatot Nurmantyo itu.

Begitu kata Deklarator KAMI Gde Siriana saat berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL sesaat lalu, Selasa (13/10).

“Ini akan terus membesarkan gerakan moral untuk selamatkan Indonesia. Penguasa tak kan mampu menahan semangat perubahan anak-anak bangsa,” tegasnya.


Penangkapan terhadap Sekretaris Komite Kerja KAMI itu, sambung Siriana, juga menjadi bukti bahwa penguasa sedang takut dan frustasi dengan gelombang dukungan rakyat pada KAMI yang mirip gelindingan bola salju.

Bentuk ketakutan itu sebelumnya berbentuk pelarangan deklarasi KAMI di berbagai daerah. Selain itu, ada juga upaya-upaya mendiskreditkan KAMI.

“Salah satunya dengan mengaitkan KAMI dalam aksi mahasiswa menentang Omnibus Law UU Cipta Kerja,” tegasnya.

Direktur Indonesia Future Studies (Infus) ini mengingatkan bahwa cara-cara seperti ini sudah tidak relevan dalam demokrasi.

“Ini hanya ada di negara otoriter. Tapi ingat, penangkapan tidak akan pernah mampu membungkan semangat perubahan rakyat,” tutupnya.

Populer

Keputusan KIP Kuatkan Keyakinan Ijazah Jokowi Palsu

Minggu, 22 Februari 2026 | 06:18

Harianto Badjoeri Dikenal Dermawan

Senin, 23 Februari 2026 | 01:19

Sangat Aneh Bila Disimpulkan Ijazah Jokowi Asli

Kamis, 19 Februari 2026 | 18:39

Gibran Jadi Kartu Mati Prabowo di Pilpres 2029

Minggu, 22 Februari 2026 | 03:02

Jokowi Sangat Menghindari Pembuktian Ijazah di Pengadilan

Kamis, 19 Februari 2026 | 12:59

Jokowi Lebih Jago dari Shah Ruh Khan soal Main Drama

Senin, 23 Februari 2026 | 03:31

Paling Rumit kalau Ijazah Palsu Dipaksakan Asli

Jumat, 27 Februari 2026 | 02:00

UPDATE

Kasus Blueray Diduga Puncak Gunung Es Skandal Bea Cukai

Minggu, 01 Maret 2026 | 21:58

Atasi Masalah Sampah dan Parkir, Pansus Matangkan Raperda Pasar Rakyat ?

Minggu, 01 Maret 2026 | 21:57

Sekjen Gelora: Gugurnya Khamenei Peringatan Keras bagi Dunia

Minggu, 01 Maret 2026 | 21:07

Alarm Bagi Pekerja, Ini Daerah Rawan Telat Pembayaran THR

Minggu, 01 Maret 2026 | 20:57

9 Pendukung Iran Tewas Ditembak saat Menerobos Konsulat AS di Pakistan

Minggu, 01 Maret 2026 | 20:43

Para Petinggi PSI di Sumsel Loncat ke PDIP

Minggu, 01 Maret 2026 | 20:20

PKB Dukung Niat Baik Prabowo jadi Juru Damai Iran-AS

Minggu, 01 Maret 2026 | 19:54

AS Ikut Israel Serang Iran, Al Araf: Indonesia Seharusnya Mundur dari BoP

Minggu, 01 Maret 2026 | 19:19

Sukabumi Terjangkit 54 Kasus Demam Berdarah Sepanjang Januari 2026

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:59

KPK Ultimatum Salisa Asmoaji

Minggu, 01 Maret 2026 | 18:33

Selengkapnya