Berita

Ilustrasi/Net

Kesehatan

Ilmuwan Israel Kembangkan Koktail Antibodi Yang Lebih Ampuh Dari Regeneron Donald Trump

SENIN, 12 OKTOBER 2020 | 11:29 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Para ilmuwan di Israel meluncurkan sebuah koktail antibodi yang digadang-gadang lebih ampuh dari Regeneron yang digunakan untuk merawat Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump yang terinfeksi Covid-19.

Dilaporkan The Times of Israel pada Minggu (11/10), koktail antibodi itu dikembangkan oleh para ilmuwan di Universitas Tel Aviv, dan seluruhnya didasarkan pada antibodi buatan manusia. Itu menjadi keunggulan mengingat Regeneron sendiri dikembangkan dengan antibodi yang diproduksi tikus.

"Antibodi kami sangat mirip dengan apa yang diterima Presiden Trump," kata ahli imunologi, Natalia Freund.


"Perbedaannya adalah bahwa koktail yang dia terima dilaporkan sebagian didasarkan pada antibodi yang diproduksi oleh tikus yang dimodifikasi secara genetik, sementara ini didasarkan pada antibodi manusia. Berarti, dalam hal keamanan, stabilitas, dan kemungkinan efek samping yang lebih rendah, ada keuntungan," tambahnya menjelaskan.

"Visi kami adalah menggunakannya baik sebagai pengobatan untuk pasien kritis maupun perlindungan populasi berisiko dan orang yang terpapar virus corona," lanjut Freund.

Freund mengatakan, setelah disuntikkan, antibodi itu bisa memberikan perlindungan selama beberapa pekan hingga akhirnya vaksin yang ditunggu-tunggu berhasil dikembangkan.

Meski begitu, saat ini antibodi tersebut saat ini baru akan melakukan diuji klinis pada manusia, sehingga efektivitas dan keampuhannya belum dapat dipastikan.

Tetapi, para peneliti sudah melakukan uji coba pada sel, di mana hasilnya virus corona tidak dapat menginfeksi mereka.

Koktail antibodi tersebut diketahui terbuat dari ribuan antibodi dari 18 pasien Covid-19 yang telah pulih. Proses pemilihan pasien yang pulih pun dilakukan dengan selektif dengan melihat pola yang paling menjanjikan.

"Enam antibodi kami yang paling menjanjikan mengikat area target berbeda pada virus," kata Freund.

"Ini bukan mekanisme tunggal, melainkan beberapa mekanisme aksi yang saling melengkapi. Antibodi mengidentifikasi berbagai titik lemah pada virus, mengikat bintik-bintik ini, dan menetralkannya," jelasnya.

Sebelumnya, pada Jumat (2/10), Trump mengumumkan dirinya telah terinfeksi Covid-19. Setelah itu, ia dirawat di Pusat Medis Militer Nasional Walter Reed.

Di sana, tim medis memberi Trump koktail Regeneron yang masih dalam uji coba. Hasilnya pun diyakini memuaskan hingga sang presiden hanya dirawat selama kurang lebih tiga hari.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Progam Mudik Gratis Jadi Cara Golkar Hadir di Tengah Masyarakat

Rabu, 18 Maret 2026 | 14:18

Kepemimpinan Intrinsik Kunci Memutus Kebuntuan Krisis Sistemik Bangsa

Rabu, 18 Maret 2026 | 14:12

Sahroni Dukung Kejagung Awasi Ketat MBG Agar Tak Ada Kebocoran

Rabu, 18 Maret 2026 | 14:07

Agrinas Palma Berangkatkan 500 Pemudik Lebaran 2026

Rabu, 18 Maret 2026 | 14:05

KPK Bakal Bongkar Kasus Haji Gus Alex di Pengadilan

Rabu, 18 Maret 2026 | 13:35

Pemudik Boleh Titip Kendaraan di Kantor Pemerintahan

Rabu, 18 Maret 2026 | 13:28

Kecelakaan di Tol Pejagan–Pemalang KM 259 Memakan Korban Jiwa

Rabu, 18 Maret 2026 | 13:21

Contraflow Diberlakukan Urai Macet Parah Tol Jakarta-Cikampek

Rabu, 18 Maret 2026 | 13:16

90 Kapal Lintasi Selat Hormuz Meski Perang Iran Masih Berkecamuk

Rabu, 18 Maret 2026 | 13:15

Layanan Informasi Publik KPK Tetap Dibuka Selama Libur Lebaran

Rabu, 18 Maret 2026 | 13:11

Selengkapnya