Berita

Perdana Menteri Armenia, Nikol Pashinyan dan Kanselir Jerman, Angela Merkel/Net

Dunia

Telepon Angela Merkel, PM Armenia Laporkan Serangan Azerbaijan Di Tengah Gencatan Senjata

SENIN, 12 OKTOBER 2020 | 10:05 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Perdana Menteri Armenia, Nikol Pashinyan melaporkan pelanggaran gencatan senjata yang dilakukan oleh Azerbaijan di Nagorno-Karabakh kepada Kanselir Jerman, Angela Merkel.

Melalui panggilan telepon pada Minggu (11/10), Pashinyan mengatakan Baku terus melancarkan serangan ke Nagorno-Karabakh, terutama ibukota Stepanakert.

"Dia (Pashinyan) menyoroti penembakan yang terus menurus terhadap Stepanakert dan pelanggaran perjanjian gencatan senjata oleh angkatan bersenjata Azerbaijan," kata kantor perdana menteri.


Dimuat Armen Press, Merkel menyatakan keprihatinannya atas perkembangan terkini situasi di Nagorno-Karabakh.

Sementara itu, Pashinyan menekankan pentingnya penerapan hak penentuan nasib sendiri oleh masyarakat Nagorno-Karabakh.

Armenia dan Azerbaijan telah menyepakati gencatan senjata atas dasar kemanusiaan yang difasilitasi oleh Rusia di Moskow pada Jumat (9/10).

Gencatan senjata tersebut dimulai pada Sabtu (10/10) pukul 12.00 waktu setempat. Tujuannya agar kedua belah pihak dapat melakukan pertukaran tawanan dan jenazah pasukan satu sama lain.

Meski telah disepakati, gencatan senjata tidak ditaati. Bahkan hingga saat ini, serangan masih terjadi satu sama lain.

Populer

Kalahkan Hary Tanoe, Jusuf Hamka akan Kembalikan TPI ke Tutut Soeharto

Sabtu, 25 April 2026 | 15:43

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Purbaya Kecewa Banyak Pegawai Kemenkeu Tak Jalankan Tugas: Digeser Baru Nangis

Kamis, 23 April 2026 | 01:30

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Rupiah Undervalued: Cerita yang Terus Diulang

Senin, 27 April 2026 | 03:42

Truk Pengangkut Tembakau Terguling di Ruas Tol Jangli-Gayamsari

Senin, 27 April 2026 | 03:21

Pemerintahan Jokowi Berhasil Lakukan Kemiskinan Struktural

Senin, 27 April 2026 | 02:58

Menyorot Peran Indonesia dalam Stabilitas Asia Tenggara

Senin, 27 April 2026 | 02:35

Pakar Sebut Korporasi Kapitalis Penyebab Terjadinya Kemiskinan

Senin, 27 April 2026 | 02:12

Pemerintahan Jokowi Beri Jalan Lahirnya Fasisme

Senin, 27 April 2026 | 01:51

Bonus Rp1 Miliar untuk Pemain Persib Ternyata Berasal dari Maruarar Sirait

Senin, 27 April 2026 | 01:30

Strategi Memutus Rantai “Feederism” di Selat Malaka

Senin, 27 April 2026 | 01:12

Tiket Pesawat Tak Perlu Naik meski Harga Avtur Melonjak

Senin, 27 April 2026 | 00:45

Pelaku Penembakan di WHCD Dipastikan Beraksi Sendirian

Senin, 27 April 2026 | 00:42

Selengkapnya