Berita

Deklarasi dukungan untuk pasangan calon Bupati dan Wakil Bupati petahana Kepulauan Aru, Johan Gonga-Muin Sogalrey/Ist

Politik

Rekam Jejak Bersih, Mantan Aktivis Antikorupsi Siap Menangkan JOIN

SENIN, 12 OKTOBER 2020 | 00:16 WIB | LAPORAN: DIKI TRIANTO

Rekam jejak bebas dari praktik korupsi menjadi salah satu syarat mutlak yang harus dipenuhi sosok calon kepala daerah yang berkontestasi di Pilkada Serentak 2020. Syarat tersebutlah yang dinilai ada pada sosok calon bupati dan calon wakil bupati Kepulauan Aru, Johan Gonga-Muin Sogalrey (JOIN).

"Bicara hati ini susah beta bisa memberikan dukungan. Tapi karena memang calon bupati ini bersih bukan kata kita, tapi dari data hasil audit juga beliau bersih," kata Ketua DPC Partai Demokrat Kabupaten Kepulauan Aru, Adyos Ubro dalam keterangan tertulisnya, Minggu (11/10).

Hal senada juga disampaikan oleh sosok aktivis antikorupsi yang juga menjabat Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kepulauan Aru, Skifo Karelauw. Ia mengaku tidk menemukan rekam jejak kasus korupsi yang dilakukan pasangan petahana tersebut.


"Tidak ada satu rupiah pun yang dikorupsi oleh Johan Gonga dan Muin Sogalrey, sampai hari ini tidak ada temuan BPK. Sebagai aktivis antikorupsi, beta mendukung pasangan JOIN karena sudah terbukti," jelasnya.

Pun demikian seperti disampaikan Ketua DPRD Kabupaten Kepulauan Aru, Udin Belsigaway. Selama memimpin, keduanya terbukti tak memiliki rekam jejak hitam dalm hal kasus korupsi.

"Kepulauan Aru ini membutuhkan pemimpin yang bersih, coba lihat apakah pak dokter (Johan Gonga) memiliki cv? Apakah pak calon bupati dan wakil bupati punya proyek?" jelasnya.

Tak hanya dikenal bersih dan antikorupsi, pasangan JOIN juga dinilai sukses memimpin Aru selama lima tahun. Seperti program renovasi rumah tidak layak huni (Rutilahu) yang sudah dibangun mencapai 2018 unit rumah di periode pertama. Rencananya target pembanguann Rutilahu akan  di tingkatkan menjadi 5000 unit jika terpilih kembali.

Selain itu, pasangan petahana ini dinilai berhasil membangun ratusan perumahan guru di berbagai kecamatan. Membangun cabang Unpatti di Kabupaten Aru dengan 1100 mahasiswa serta menyekolahkan ratusan putra-putri Kepulauan Aru di berbagai kampus terkenal di Indonesia.

Populer

Jumlah Personel TNI Tidak Masuk Akal

Sabtu, 30 Mei 2026 | 03:36

Penutupan Alfamart dan Indomaret Jangan Salahkan KDKMP

Kamis, 28 Mei 2026 | 06:00

Raksasa Telekomunikasi Ini Bakal Dibubarkan Danantara

Senin, 25 Mei 2026 | 08:33

PT PMM Keberatan 15 Kontainer Mineral Ekspor Dibongkar Aparat

Minggu, 24 Mei 2026 | 16:43

PT DSI Resmi jadi BUMN dan Siap Buka Rekrutmen

Senin, 25 Mei 2026 | 23:14

Pengacara Blueray Cargo Ragu Amplop Suap Kode 1 Diterima Dirjen Bea Cukai

Selasa, 26 Mei 2026 | 23:19

Keputusan Bisnis Dipidanakan, Nicko Widjaja Tulis Surat dari Rumah Tahanan

Jumat, 22 Mei 2026 | 17:34

UPDATE

Prabowo Ingin Tunjukkan RI Bukan Objek Perebutan Pengaruh Global

Senin, 01 Juni 2026 | 04:03

Blusukan Jokowi Sulit Naikkan Suara PSI, Apalagi Goyang PDIP

Senin, 01 Juni 2026 | 04:00

Delapan Gudang Kendaraan Bodong di Deli Serdang Digerebek, 135 Motor Disita

Senin, 01 Juni 2026 | 03:29

Kampung Rambutan Dipadati Penumpang Arus Balik Iduladha

Senin, 01 Juni 2026 | 03:19

Herdinata Tega Bunuh Temannya Gegara Handphone Diambil

Senin, 01 Juni 2026 | 03:09

Nilai TKA Siswa SD-SMP Jeblok, Program MBG Dipertanyakan

Senin, 01 Juni 2026 | 02:30

Diplomasi Pertahanan Indonesia Lebih Antisipatif terhadap Ancaman Global

Senin, 01 Juni 2026 | 02:25

Agustus 1945: Ketika Jakarta Kota Tanpa Tuan

Senin, 01 Juni 2026 | 02:14

Cegah Penyimpangan Seks, Yayasan Humaniora Nikahkan Pasangan Pemulung

Senin, 01 Juni 2026 | 01:47

46 Persen Anggota DPR Fraksi Gerindra Tak Patuh Lapor LHKPN

Senin, 01 Juni 2026 | 01:29

Selengkapnya