Berita

Logo KAMI/Net

Politik

KAMI Persilakan Pendukung Ikut Aksi 1310 Yang Digelar ANAK NKRI

MINGGU, 11 OKTOBER 2020 | 14:24 WIB | LAPORAN: JAMALUDIN AKMAL

Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI) mempersilakan pendukungnya untuk bergabung bersama dengan Aliansi Nasional Anti Komunis (ANAK) NKRI melakukan aksi 1310 yang akan digelar pada Selasa (13/10).

Namun demikian, deklarator KAMI, Ahmad Yani menjelaskan bahwa pihaknya tidak turut serta secara resmi dalam aksi tersebut. Sebagai sebuah gerakan moral, KAMI juga tidak akan menggerakkan aksi turun ke jalan.

"Sifat kita gerakan moral ya, kita nggak turun aksi," ujar Ahmad Yani kepada Kantor Berita Politik RMOL, Minggu (11/10).


Namun demikian, kata Yani, KAMI tetap mendukung para buruh maupun elemen masyarakat untuk melakukan aksi menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja.

"Apapun gerakan buruh dan masyarakat kita memberikan dukungan. Nanti dukungan apa yang telah kita kemukakan baik moril kalau ada masalah gitu," kata Yani.

Sehingga, kata Yani, KAMI mempersilakan para pendukung yang ada di daerah untuk bergabung Aksi 1310 dengan ANAK NKRI di Istana Negara pada Selasa (13/10) siang besok.

"KAMI menyerahkan seluruhnya kepada kawan-kawan di daerah. KAMI mempersilahkan dengan pertimbangan kawan-kawan di daerah masing-masing kebutuhan. KAMI tidak menghalangi," pungkas Yani.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya