Berita

Konflik antara Armenia dan Azerbaijan meluas hingga ke wilayah pemukiman warga/Net

Dunia

Armenia Tolak Tudingan Azerbaijan Telah Serang Kota Ganja Di Tengah Gencatan Senjata

MINGGU, 11 OKTOBER 2020 | 13:42 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Perseteruan antara Armenia dan Azerbaijan ikut diisi dengan aksi saling tuding. Kementerian Pertahanan Armenia menolak klaim Azerbaijan yang menuding pasukannya telah menyerang kota Ganja.

Jurubicara Kementerian Pertahanan, Shushan Stepanyan pada Minggu (11/10) mengatakan, klaim Azerbaijan tidak benar karena Tentara Pertahanan Artsakh tidak menyerang Ganja.

Sebelumnya, Kementerian Pertahanan Azerbaijan melaporkan, kota Ganja telah disernag oleh pasukan Armenia pada Sabtu (10/10) atau ketika dimulainya gencatan senjata yang disepakati oleh Baku dan Yerevan di Moskow pada Jumat (9/10).


Dimuat Sputnik, Kantor Kejaksaan Agung Azerbaijan menyebut, sedikitnya lima orang tewas dan 28 lainnya terluka akibat serangan tembakan roket di Ganja.

Sebelum serangan itu, Kementerian Keadaan Darurat Azerbaijan juga menyebutkan, sedikitnya lima mayat ditemukan dari puing-puing dan 17 lainnya terluka.

"Akibat tembakan roket, sebuah bangunan tempat tinggal hancur total. Saat ini, lima jenazah yang tewas telah ditemukan di puing-puing, ada 17 orang luka-luka. Tim penyelamat sedang bekerja di tempat," kata kementerian pada Minggu.

Di sisi lain, koresponden Sputnik yang berada di ibukota Nagorno-Karabakh, Stepanakert melaporkan adanya beberapa ledakan di tengah gencatan senjata yang telah disepakati atas dasar kemanusiaan.

Konflik antara Armenia dan Azerbaijan di Nagorno-Karabakh kembali meletus pada 27 September. Sampai saat ini, konflik meluas ke pemukiman warga yang membuat banyak korban sipil berjatuhan.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Desakan Pecat Nusron Mencuat, Ahmad Doli Memungkinkan jadi Pengganti

Minggu, 20 September 2026 | 05:26

UPDATE

Gus Lilur Ungkap Pencatutan Nama Prabowo di Muktamar NU, Duit Ratusan Miliar Diduga Mengalir

Minggu, 27 September 2026 | 22:06

DIM RUU Ketenagakerjaan Membengkak

Minggu, 27 September 2026 | 20:53

Semarak Diwali Mulai Terasa di Jakarta Lewat Diwali Bazaar 2026

Minggu, 27 September 2026 | 20:30

Syarat Capres Didukung Minimal Dua Fraksi Bisa Mengunci Suara Rakyat

Minggu, 27 September 2026 | 19:52

Ustaz Das’ad Latif Ajak Warga Hidup Sesuai Kemampuan

Minggu, 27 September 2026 | 19:31

Di Malaysia, Utusan MUI Sampaikan Pesan Kemerdekaan untuk Palestina

Minggu, 27 September 2026 | 19:17

DPD Geram, Buku Memburu Muhammad Diduga Lecehkan Agama Islam

Minggu, 27 September 2026 | 18:50

Setelah Viral, Dishub Sidak Tarif Valet di Jaksel

Minggu, 27 September 2026 | 18:31

Mantan Bendahara PPP Habil Marati Wafat

Minggu, 27 September 2026 | 18:17

Dugaan Penyelewengan Bantuan Kemanusiaan di Kamp Tindouf Mencuat

Minggu, 27 September 2026 | 17:41

Selengkapnya