Berita

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan/Net

Politik

Gubernur Anies Tak Pernah Diundang Bahas Omnibus Law, Nasir Djamil: Pemimpin Ibukota Negara Hanya Jadi Pajangan

JUMAT, 09 OKTOBER 2020 | 18:14 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengaku namanya masuk dalam daftar Satgas Pembahasan Omnibus Law.

Namun, dia tidak pernah mendapatkan undangan rapat atau surat dalam pembahasan undang-undang sapu jagat itu.

Anggota Komisi II DPR RI Fraksi PKS Muhammad Nasir Djamil menyayangkan langkah pemerintah yang terkesan hanya menjadikan Anies Baswedan sebagai pajangan semata.


“Sangat disayangkan gubernur ibukota hanya dijadikan pajangan. Padahal sebagai penjaga ibukota Indonesia, Anies tentu layak dan patut dimintai pendapat dan memberi pendapat terkait UU OBL (Omnibus Law),” ujar Nasir kepada Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (9/10).

Legislator asal Aceh ini mengatakan, seharusnya Anies dilibatkan dalam pembahasan Omnibus Law. Posisinya sebagai kepala daerah terlebih ibukota negara, cukup strategis untuk mendengarkan saran dari Anies.

“Apalagi, sebagai provinsi berlabel khusus, tentu sangat berkepentingan, terkait nasib dan status daerahnya. Sebab, DKI Jakarta itu barometer Indonesia. Ada apa sehingga Anies hanya dijadikan pajangan,” katanya.

Menurutnya, dengan tidak dilibatkan Anies dalam pembahasan Omnibus Law padahal namanya dicatut dalam Satgas Pembahasan Omnibus Law, disinyalir presiden dan kabinetnya tidak senang dengan Anies Baswedan.

“Apakah ini bukti terkait sinyalemen yang beredar di dunia maya bahwa presiden dan kabinetnya tidak suka sama Anies? hanya Presiden Jokowi dan para pembantunya yang tahu," ucapnya.

"Tetapi, publik tentu bertanya-tanya, apakah memasukkan Anies dalam satgas tapi tak pernah diundang hanya sebagai 'jebakan batman'?” pungkasnya.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Connie Nilai Istilah Sabotase KSAD Berpotensi Bangun Framing Ancaman di Tengah Bencana

Rabu, 31 Desember 2025 | 13:37

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

UPDATE

Komisi III DPR Sambut KUHP dan KUHAP Baru dengan Sukacita

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:12

Bea Keluar Batu Bara Langkah Korektif Agar Negara Tak Terus Tekor

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:08

Prabowo Dua Kali Absen Pembukaan Bursa, Ini Kata Purbaya

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:07

Polri Susun Format Penyidikan Sesuai KUHP dan KUHAP Baru

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:06

Koalisi Permanen Mustahil Terbentuk

Jumat, 02 Januari 2026 | 14:01

Polri-Kejagung Jalankan KUHP dan KUHAP Baru Sejak Pukul 00.01 WIB

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:58

Tutup Akhir Tahun 2025 DPRD Kota Bogor Tetapkan Dua Perda

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:46

Presiden Prabowo Harus Segera Ganti Menteri yang Tak Maksimal

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:42

Bitcoin Bangkit ke Level 88.600 Dolar AS

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Berjualan di Atas Lumpur

Jumat, 02 Januari 2026 | 13:41

Selengkapnya