Berita

Vaksin semprot/Net

Kesehatan

Hong Kong Kembangkan Vaksin Semprot Ganda Untuk Influenza Dan Covid-19

JUMAT, 09 OKTOBER 2020 | 11:36 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Para ilmuwan di Hong Kong membuat inovasi baru. Ketika banyak ahli fokus membuat vaksin Covid-19, mereka selangkah lebih maju dengan mengembangkan vaksin ganda untuk virus corona baru dan influenza.

Ketua ahli penyakit menular di departemen mikrobiologi Universitas Hong Kong, Yuen Kwok-Yung mengungkap, vaksin ganda itu akan memasuki uji klinis pada manusia bulan depan.

Untuk tahap awal, uji klinis akan melibatkan sekitar 100 orang dewasa.


Vaksinasi sendiri dilakukan dengan menyemprotkan vaksin ke hidung menggunakan alat yang sudah ada di pasaran.

“Ide kami adalah kami menginginkan perlindungan influenza dan Covid-19 pada saat yang sama,” kata Yuen dalam sebuah wawancara, seperti dikutip Bloomberg pada Jumat (9/10).

Vaksin ganda flu-Covid-19, kata Yuen, didasarkan pada virus flu yang disesuaikan dengan suhu, dilemahkan, dan mengurangi replikasi yang hanya tumbuh di saluran napas bagian atas. Pengembangnya menggunakan rekayasa genetika untuk menghapus protein NS1 virus dan memasukkan domain pengikat reseptor dari protein lonjakan virus SARS-CoV-2.

“Dan kemudian kami menunjukkan dengan sangat baik bahwa itu berhasil pada hewan,” tambahnya.

Selain berpotensi melindungi dari dua virus sekaligus, Yuen mengatakan, pendekatan tersebut bertujuan untuk menstimulasi respon imun di lokasi selaput lendir di hidung.

Pasalnya, penelitian yang dilakukan oleh para ilmuwan di Imperial College London yang diterbitkan dalam jurnal Science Friday menunjukkan bahwa respons imun mukosa yang kuat penting untuk membantu orang mencegah infeksi pernapasan.

“Saya pikir vaksin mukosa adalah ide yang bagus,” kata Yuen.

Pengembangan vaksin semprot tersebut mendapatkan dana dari Koalisi untuk Inovasi Kesiapsiagaan Epidemi (CEPI) di Norwegia dan pemerintah Hong Kong.

Vaksin itu menjadi bagian dari vaksin yang tengah melakukan uji klinis di seluruh dunia yang bertujuan untuk mengidentifikasi vaksin yang aman dan efektif untuk mencegah Covid-19.

China sendiri memulai uji klinis awal pada bula lalu untuk vaksin Covid-19 semprot. Vaksin itu dikembangkan bersama oleh para peneliti di Universitas Xiamen dan Universitas Hong Kong, serta Beijing Wantai Biological Pharmacy Enterprise Co.

Pabrikan China akan membuat vaksin eksperimental untuk studi fase 1 mulai bulan depan. Percobaan akan berusaha untuk mendemonstrasikan keamanannya serta dosis optimal. Hasilnya akan dilihat dalam beberapa bulan kemudian.

Populer

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Jokowi Masih Berperilaku seperti Penguasa RI

Senin, 10 Agustus 2026 | 03:00

PIK-2 dan Ancaman Kedaulatan Negara

Rabu, 19 Agustus 2026 | 04:42

UPDATE

Prabowonomics dalam Desain APBN 2027

Kamis, 20 Agustus 2026 | 04:17

BRI KKB National Expo 2026 Hadir di 131 Lokasi dan Torehkan Rekor MURI

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:48

Sikap Amien Rais Makin Plinplan dan Mirip Sengkuni

Kamis, 20 Agustus 2026 | 03:14

PBB Dorong PT Timah Serap Hasil Timah Masyarakat Bangka Belitung

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:45

Truk Karnaval Kementerian PU Hadirkan Pesan Gotong Royong dan Kerja Nyata

Kamis, 20 Agustus 2026 | 02:16

Pernyataan Agus Burate soal 5 WN China di Tambang Emas Dibantah Keluarga

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:42

Jalan Harmoni, Potret Toleransi di Jantung George Town

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:37

Sindikat Meterai Palsu yang Bikin Negara Boncos Rp1 Triliun Dibongkar Polisi

Kamis, 20 Agustus 2026 | 01:21

Komisi V DPR Usul Kapal Penumpang dan Pengangkut Barang Dipisah

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:59

Jampidsus Diminta Terbitkan Sprindik Baru Kasus Jiwasraya dan Asabri

Kamis, 20 Agustus 2026 | 00:35

Selengkapnya