Berita

Akhyar Nasution dan pendukungnya/Istimewa

Politik

Logo Pemkot Medan Ada Di Spanduk Kampanye Akhyar, Jubir Tim Pemenangan Bobby-Aulia Minta Bawaslu Bertindak Tegas

KAMIS, 08 OKTOBER 2020 | 09:56 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Foto calon Walikota Medan, Akhyar Nasution, bersama sejumlah pendukungnya menjadi viral. Pasalnya, dalam foto tersebut terlihat ada logo Pemkot Medan dalam poster dukungannya.

Foto ini diunggah komunitas yang menamakan diri KI TA AMAN pada media sosial dan langsung menjadi sorotan para netizen.

Dari informasi yang dihimpun Kantor Berita RMOLSumut, foto tersebut diabadikan dalam sela-sela pernyataan dukungan komunitas Tionghoa bernama KI TA AMAN, di kediaman Akhyar Nasution di Jalan Intertip Medan, Senin kemarin (5/10).


Kemudian, foto tersebut dibagikan akun Facebook Ardian Denny di grup Facebook 'Ini Medan Bung', disertai caption 'Apakah Kampanye Ini Didanai Pemkot Medan'.

Postingan tersebut pun dikomentari akun Dika Sawung Galih dengan menuliskan, 'kok bawa-bawa logo Tirtanadi dan Pemkot Medan yah. Kalau mau ikon, kenapa nggak tugu yang di Sambu itu, entahlah bingung awak nengoknya', tulisnya.

Menanggapi foto yang beredar luas di media sosial ini, Jurubicara Tim Pemenangan Bobby Nasution-Aulia Rachman, Sugiat Santoso menegaskan, pihak penyelenggara dalam hal ini Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Medan, harus bersikap.

"Acara dukungan yang dilakukan oleh komunitas Tionghoa KI TA AMAN kepada Akhyar Nasution-Salman Alfarisi, dengan membentangkan spanduk yang mencantumkan logo institusi Pemkot Medan, itu melanggar aturan Bawaslu," tegas Sugiat Santoso, Rabu malam (7/10).

Sejak awal, tegas Sugiat, institusi negara mulai dari tingkat pusat, provinsi, hingga tingkat kota, harus netral. Tidak boleh menggunakan fasilitas dan aset pemerintah untuk kepentingan-kepentingan pasangan calon.

Wakil Ketua DPD Partai Gerindra Sumut ini menegaskan, pihaknya mengecam keras atas sikap relawan KI TA AMAN yang memanfaatkan simbol Pemkot Medan sebagai bentuk dukungan kepada Akhyar Nasution-Salman Alfarisi.

Tim advokasi tim Pemenangan Bobby-Aulia, sambung Sugiat, akan melaporkan hal tersebut ke Bawaslu.

"Bawaslu harus tegas, panggil pihak relawan KI TA AMAN dan Akhyar Nasution. Jangan sampai ini dibiarkan terus menerus terjadi, bahwa simbol institusi Pemkot Medan dimanfaatkan oleh kelompok tertentu untuk kepentingan politiknya. Hal itu juga bisa mempengaruhi psikis ASN juga warga, bahwa seolah-olah Pemkot Medan digunakam untuk kepentingan sesaat Akhyar Nasution," ujarnya.

Sementara itu, Komisioner Bawaslu Medan, Raden Admiral mengaku belum menerima laporan terkait hal tersebut.

"Terimakasih atas informasinya, ini merupakan informasi awal, karena belum ada laporan lain terkait masalah ini. Jadi untuk tindak lanjutnya, akan kami lanjutkan ke Panwascam Medan Timur untuk melakukan klarifikasi," jawab Kordinator Divisi Penindakan dan Pelanggaran Bawaslu Medan ini.

Populer

KPK Harus Jemput Paksa Bos Rokok HS M Suryo

Minggu, 05 April 2026 | 09:04

Kapolri Diminta Turun Tangan terkait Kasus Temuan Senpi di Bekasi

Sabtu, 04 April 2026 | 02:17

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Oknum Guru Diduga Tilep Rp1,1 Miliar dengan Modus Tukar Uang Lebaran

Sabtu, 04 April 2026 | 02:23

Seminar Petisi Ahli Diramaikan Pensiunan Jenderal hingga Akademisi Hukum

Selasa, 07 April 2026 | 05:19

4.661 PPPK di Pemkab Jepara Terancam PHK

Senin, 06 April 2026 | 05:31

KPK Panggil Boediono dalam Kasus Suap Pajak KPP Madya Jakarta Utara

Selasa, 07 April 2026 | 12:34

UPDATE

Prabowo Bidik Produksi Sedan Listrik Nasional Mulai 2028

Kamis, 09 April 2026 | 16:15

Program Magang Nasional Tidak Tersentuh Efisiensi

Kamis, 09 April 2026 | 15:56

BGN Siap-siap Dicecar DPR soal Pengadaan Motor Listrik MBG

Kamis, 09 April 2026 | 15:41

Gedung Kementerian PU Mendadak Digeledah Kejati DKI

Kamis, 09 April 2026 | 15:33

Gibran Dukung Hakim Ad Hoc di Persidangan Andrie Yunus

Kamis, 09 April 2026 | 15:21

Purbaya Sebut World Bank Salah Hitung soal Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:19

Prabowo Dorong VKTR Jadi National Champion Industri Otomotif RI

Kamis, 09 April 2026 | 15:08

Jalan Merangkak Demokrasi Indonesia

Kamis, 09 April 2026 | 15:01

Gibran Ajak Deddy Sitorus Sama-sama Berkantor di IKN

Kamis, 09 April 2026 | 14:37

Susun RUU Ketenagakerjaan, Kemnaker Serap Aspirasi 800 Serikat Buruh

Kamis, 09 April 2026 | 14:30

Selengkapnya