Berita

Rahmad Handoyo sebut ada banyak manfaat dari UU Ciptaker bagi negara dan rakyat Indonesia/Net

Politik

Rahmad Handoyo: UU Ciptaker Punya Banyak Manfaat Bagi Negara Dan Rakyat

RABU, 07 OKTOBER 2020 | 12:45 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Masyarakat diminta agar melihat Undang-undang Cipta Kerja (UU Ciptaker) secara utuh dan seksama.

Karena, menurut politikus PDIP, Rahmad Handoyo, UU Ciptaker punya banyak manfaat bagi negara dan rakyat.

Selain memberikan manfaat kepada negara dan rakyat, lanjut Rahmad, undang-undang tersebut juga akan memberikan kemudahan-kemudahan dalam investasi, kemudahan perizinan, juga perlindungan UMK dan Koperasi.


“Ingat, bangsa kita masih ada jutaan pengangguran yang membutuhkan lapangan pekerjaan. Lapangan pekerjaan ada, kalau investasi masuk, dana masuk, dan tentu juga ada pembangunan manufaktur. Ini yang perlu kita pikirkan bersama,” kata Rahmad ketika berbincang dengan Kantor Berita Politik RMOL, Rabu (7/10).

Ditambahkan anggota Komisi IX DPR RI ini, UU Ciptaker ini bisa menjadi magnet untuk mendatangkan pengusaha atau investor yang berujung tersedianya lapangan pekerjaan.

Rahmad mengakui kalau masih ada pihak yang tidak puas dengan pengesahan UU Ciptaker ini.

“Kalau belum puas, ya memang harus diakui. Tidak mungkin memuaskan semua pihak. Makanya dicari jalan tengah seperti yang sudah diketok (DPR) kemarin,” tutupnya.

Populer

Dosen Unikama Kecewa, Lima Bulan Kampus Dikuasai Kelompok Tak Dikenal

Jumat, 30 Januari 2026 | 02:25

Kasus Hogi Minaya Dihentikan, Komisi Hukum DPR: Tak Penuhi Unsur Pidana

Rabu, 28 Januari 2026 | 17:07

Harta Friderica Widyasari Pejabat Pengganti Ketua OJK Ditanding Suami Ibarat Langit dan Bumi

Senin, 02 Februari 2026 | 13:47

Hologram di Ijazah UGM Jadi Kuncian Mati, Jokowi Nyerah Saja!

Senin, 26 Januari 2026 | 00:29

Wanita di Medan Terima Vonis 2 Tahun Usai Gunakan Data Orang Lain untuk Pengajuan Kredit

Jumat, 30 Januari 2026 | 16:50

Jokowi Butuh Perawatan Kesehatan Super Intensif

Jumat, 30 Januari 2026 | 00:41

Rektor UGM Bikin Bingung, Jokowi Lulus Dua Kali?

Rabu, 28 Januari 2026 | 22:51

UPDATE

Noel Pede Didampingi Munarman

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:17

Arief Hidayat Akui Gagal Jaga Marwah MK di Perkara Nomor 90, Awal Indonesia Tidak Baik-baik Saja

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:13

Ronaldo Masuki Usia 41: Gaji Triliunan dan Saham Klub Jadi Kado Spesial

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:08

Ngecas Handphone di Kasur Diduga Picu Kebakaran Rumah Pensiunan PNS

Kamis, 05 Februari 2026 | 08:00

Pegawai MBG Jadi PPPK Berpotensi Lukai Rasa Keadilan Guru Honorer

Kamis, 05 Februari 2026 | 07:51

Pansus DPRD akan Awasi Penyerahan Fasos-Fasum

Kamis, 05 Februari 2026 | 07:32

Dubes Sudan Ceritakan Hubungan Istimewa dengan Indonesia dan Kudeta 2023 yang Didukung Negara Asing

Kamis, 05 Februari 2026 | 07:27

Mulyono, Anak Buah Purbaya Ketangkap KPK

Kamis, 05 Februari 2026 | 07:20

Aktivis Guntur 49 Pandapotan Lubis Meninggal Dunia

Kamis, 05 Februari 2026 | 07:08

Liciknya Netanyahu

Kamis, 05 Februari 2026 | 07:06

Selengkapnya