Berita

Anggota DPR RI Fraksi Demokrat, Herman Khaeron/Net

Politik

Herman Khaeron: Materi RUU Ciptaker Tidak Dibagikan Saat Paripurna, Apa Yang Mau Disahkan?

SELASA, 06 OKTOBER 2020 | 19:56 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Tak ada materi omnibus law RUU Cipta Kerja yang didapat Fraksi Demokrat saat pengesahan di Rapat Paripurna DPR RI, Senin kemarin (5/10).

Hal itu disampaikan anggota DPR RI Fraksi Demokrat, Herman Khaeron yang kecewa dengan keputusan pimpinan paripurna yang tetap mengesahkan RUU kontroversial tersebut.

“Coba jawab, apa yang disahkan DPR terkait omnibus law Ciptaker? Materinya saja tidak ada. Saya sebagai anggota DPR hadir virtual tidak pegang (materi Ciptaker), apa yang mau saya sahkan?” tegas Herman kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (6/10).


Anehnya, saat dirinya meminta draf RUU tersebut ke bagian Staf Badan Legislasi DPR RI, ia mendapatkan jawaban yang mencengangkan.

“Saya sudah minta ke staf baleg, (katanya) sedang diperbaiki,” imbuhnya.

Seharusnya, kata dia, materi tersebut dibagikan kepada anggota dewan agar dapat dipelajari sebelum akhirnya diputuskan untuk disahkan parlemen.

“Semestinya ada waktu untuk seluruh anggota DPR mempelajarinya karena keputusan paripurna adalah keputusan seluruh anggota,” tandasnya.

Demokrat menjadi salah satu fraksi yang tegas menolak pengesahan omnibus law RUU Ciptaker sebagai undang-undang. Bahkan dalam paripurna, seluruh anggota Fraksi Demokrat memutuskan walk out dan tak ikut bertanggung jawab atas keputusan yang diambil dalam paripurna yang dipimpin Wakil Ketua DPR RI, Azis Syamsuddin. Selain Demokrat, fraksi yang juga menolak RUU sapu jagad adalah Fraksi PKS.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya