Berita

Ketua DPW KSPN Jateng, Nanang Setyono/RMOLJateng

Politik

Tak Ikut Mogok Nasional, KSPN Jateng Tegaskan Tetap Tolak UU Cipta Kerja

SELASA, 06 OKTOBER 2020 | 15:03 WIB | LAPORAN: AGUS DWI

Saat banyak buruh di berbagai wilayah Indonesia melakukan aksi mogok nasional, Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Konfederasi Serikat Pekerja Nasional (KSPN) Jawa Tengah justru menyatakan hal berbeda.

KSPN Jateng menegaskan tidak akan ikut berpartisipasi dalam aksi mogok nasional 6-8 Oktober 2020.

Namun demikian, Ketua DPW KSPN Jateng, Nanang Setyono mengatakan, meski tidak ikut aksi mogok nasional pihaknya tetap berkomitmen menolak Omnibus Law UU Cipta Kerja.


Selain mempertimbangkan pandemi Covid-19 sehingga tidak bisa berkerumun, Nanang mengaku pihaknya sedang berkonsentrasi pada advokasi buruh.

"Ada banyak anggota KSPN di Jateng yang terdampak Covid-19, ada yang dirumahkan, di-PHK dengan pesangon yang tidak manusiawi. Kami sedang konsentrasi ke sana," kata Nanang, Selasa (6/10).

Lebih jauh Nanang menjelaskan hingga saat ini pihaknya terus melakukan negosiasi dengan perusahaan-perusahaan untuk mempertahankan hak buruh.

Kata dia, dari jumlah keseluruhan, masih sekitar 60% proses negosiasi dengan perusahaan berlangsung.

"Kalau yang sekitar 40% sudah selesai dan terjalin kesepakatan. Yang lain masih negosiasi. Kami harap berjalan baik," tambahnya, dilansir Kantor Berita RMOLJateng.

Selain itu, DPW KSPN Jawa Tengah juga mengajukan perkara ke Pengadilan Hubungan Industri di Semarang terhadap empat perusahaan.

"Tiga di Semarang, satu di Sukoharjo. Nah yang di Sukoharjo ini jumlah buruh terdampaknya mencapai 3.500 orang," tandasnya.

Sebelumnya, Nanang menyampaikan jika pihaknya akan mengajukan judicial review ke Mahkamah Konstitusi terkait disahkan Omnibus Law UU Cipta Kerja.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya