Berita

Tangkapan layar upaya penipuan dengan membajak akun WA artis/Repro

Publika

Ponsel Aktor Roy Marten & August Melasz Dibajak, Pelaku Minta Pulsa Dan Uang Ke Relasi Korban

Catatan Ilham Bintang
SELASA, 06 OKTOBER 2020 | 12:17 WIB | OLEH: ILHAM BINTANG

PEMBAJAKAN nomer ponsel yang menjadi modus pelaku melakukan penipuan marak lagi. Pelaku menyasar semua golongan masyarakat, termasuk kalangan artis.

Ponsel aktor film senior Indonesia, Roy Marten dan August Melasz, dibajak pelaku kejahatan di media sosial, Senin (5/10). Pelaku menggunakan WA korban untuk minta pulsa dan uang ke berbagai sahabat dan relasi korban. WA Roy Marten sejak Senin pagi digunakan pelaku untuk minta “dibayari belanja online" kepada banyak orang.

Alasannya, karena mendadak m-banking bermasalah. Pinjaman akan diganti setelah yang bersangkutan keluar ke mesin ATM.


Adapun kontak WA August Melasz digunakan pelaku meminjam uang Rp 3 juta untuk biaya berobat keluarganya ke rumah sakit. Pelaku minta uang itu dikirim ke rekening seseorang bernama Hamsamuddin di BRI. Noreknya: 008201020009537.

Minggu lalu, kejahatan modus sama menimpa sutradara film kondang, Garin Nugroho. Pelaku minta dikirimi pulsa sebesar Rp 200.000 kepada seluruh nomer kontak Garin Nugroho. Sampai hari ini memang belum ada laporan relasi yang dihubungi meluluskan permintaan itu.

Demikian halnya dengan pembajak ponsel Roy Marten dan August Melasz. Hampir semua kawan korban yang dihubungi sejak pertama meyakini sendiri itu modus penipuan.

“Dari cara menyapa pertama kali saja kita tahu, itu bukan Roy,” kata Yatie Octavia. Dia mengaku yang dihubungi pelaku adalah Pangky Suwito, suaminya.

Aktor Deddy Mizwar malah menantang pelaku. “Bagaimana kalau saya kirim 50 juta saja,” balas pemeran Naga Bonar itu.

Hal sama dilakukan aktor Leroy Osmany. “Nggak ada uang. Kalau ada nanti saya suruh antar ke rumah Roy,” sahutnya.

Kejadian itu bikin geger WAG artis senior kemarin. Beberapa member menerima pesan itu. Untung admin WAG, Baby Sylvia, bertindak cepat menutup WAG dan mengganti dengan yang baru.

Ini langkah benar. Tips menghindari kejahatan memang begitu. Apabila salah satu member WAG dibajak, WAG itu harus bubar. Sebab, penjahat niscaya berada di dalam WAG untuk mengikuti percakapan dan gerak-gerik member. Ini memang sempat terbukti. Ketika salah seorang mengirimkan foto percakapan penipu, sang   penipu (yang menguasai kontak WA korban) menyahut, “ah, masak iya sih”.

“Aneh. Penjahat ini kok spesial targetnya artis,” keluh Yessy.

Kejadian ini bisa menimpa siapapun. Salah satu sumbernya pada kerancuan peraturan menteri Kominfo yang menjadi dasar provider menerbitkan simcard.

Dalam permen itu, pemohon dapat dilayani memperoleh simcard tanpa menunjukkan ID Card. Pemohon tanpa KTP hanya diminta membuat surat pernyataan akan menyusulkan KTP-nya.

Nah! di sinilah peluang kejahatan tersebut terjadi tanpa bisa diatasi sejak lama.

Populer

Kafe Diduga terkait Jampidsus Digeledah

Rabu, 08 Juli 2026 | 16:36

Mapolda Metro Dijaga Ketat

Jumat, 10 Juli 2026 | 19:04

Oknum Prajurit di Lokasi Penggeledahan di Luar Mandat TNI

Sabtu, 11 Juli 2026 | 03:29

AHY dan Ibas Dilaporkan ke KPK Buntut Lonjakan Harta

Senin, 06 Juli 2026 | 14:49

Beredar Surat Diduga dari Kejagung untuk Konsolidasi Usai Penggeledahan Cafe de' CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 12:53

Presiden Pasti Tahu Dinamika Penggeledahan Cafe de’CLAN Signature

Kamis, 09 Juli 2026 | 09:00

Terima Kasih Bang Refly, Nama Saya Sudah Diubah jadi ‘Si Udin’

Selasa, 07 Juli 2026 | 03:14

UPDATE

BNI Bawa Tiga UKM Indonesia Tembus Pasar Korea Selatan

Jumat, 17 Juli 2026 | 00:23

Api Ludeskan Rumah Tinggal di Cakung Timur

Jumat, 17 Juli 2026 | 00:14

BNI Geber Penguatan Tata Kelola Penyaluran KUR

Jumat, 17 Juli 2026 | 00:01

Baznas dan Sound Rhythm Ajak Nonton Bola Sambil Sedekah

Kamis, 16 Juli 2026 | 23:47

Rano Karno Targetkan 500 Penyanyi Tampil di Bundaran HI

Kamis, 16 Juli 2026 | 23:16

Simpul Nominee Rumah Sentul

Kamis, 16 Juli 2026 | 23:00

Nobar Piala Dunia TNI AD di 25 Ribu Titik Capai 1,13 Juta Penonton

Kamis, 16 Juli 2026 | 22:52

KPK Sakit Jiwa

Kamis, 16 Juli 2026 | 22:45

KPK Rampungkan Analisis Laporan Penolakan Gratifikasi Raja Juli

Kamis, 16 Juli 2026 | 22:34

Wamen Investasi: Kepastian Hukum Jadi Faktor Penting Tarik Investor Asing

Kamis, 16 Juli 2026 | 22:22

Selengkapnya