Berita

Gubernur Jabar, Ridwan Kamil/Ist

Nusantara

Respons Rencana Mogok Nasional, Ridwan Kamil: Dialog Lebih Efektif

SELASA, 06 OKTOBER 2020 | 03:26 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil mengimbau kepada buruh untuk menahan diri. Hal itu disampaikannya saat menanggapi rencana mogok nasional menyikapi disahkannya Undang-Undang (UU) Cipta Kerja.

Ridwan Kamil menilai, dialog lebih efektif dilakukan di tengah pandemi. Sebab, demo berpotensi menghadirkan klaster penularan Covid-19.

"Kita mengimbau masyarakat untuk menahan diri terkait rencana mogok buruh," ucap Emil, sapaan akrabnya, di Gedung Sate, Kota Bandung, Senin (5/10), seperti diberitakan Kantor Berita RMOL Jabar.


Emil mengatakan, dirinya memahami keberatan buruh atas disahkannya UU Cipta Kerja. Meski begitu, kata ia, aspirasi dan keberatan dapat disampaikan dalam bentuk dialog.

"Kita imbau untuk saling memahami dengan cara dialog karena menyampaikan aspirasi tidak harus dengan kerumunan," ucapnya.

"Apapun kegiatan harus sesuai protokol kesehatan," ungkapnya.

Sementara itu, Kapolda Jabar Irjen Rudy Sufahriadi juga meminta buruh untuk menerapkan protokol kesehatan dengan ketat dalam setiap kegiatannya.

Ia mengatakan, pihaknya sudah menyiapkan personil keamanan untuk menjaga kondusivitas.

"Polda Jabar sudah menyiapkan pengamanan dan yang harus diingat adalah kegiatan apapun selama ini dilakukan di situasi pandemi Covid-19 harus memperhatikan protokol kesehatan. Jadi saya imbau para buruh nanti yang demo perhatikan hal itu dan saya harap tidak terjadi rusuh," tandasnya.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Suap ke Pejabat ATR/BPN Berawal PT Summarecon Agung Tbk Caplok Lahan Warga

Selasa, 29 September 2026 | 14:21

Prabowo Panggil Mendikti Saintek hingga Kepala BNN, Bahas Pengentasan Narkoba

Selasa, 29 September 2026 | 14:18

BI Ungkap Biang Kerok Rupiah Jeblok ke Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 29 September 2026 | 14:11

Pimpinan DPR Setuju Komisi XIII Periksa Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 14:00

Tangis Mahathir Mohamad Pecah Saat Mengantar Istri ke Peristirahatan Terakhir

Selasa, 29 September 2026 | 13:52

Prabowo-Megawati Bakal Bertemu Lagi, Dasco: Nasi Gorengnya Belum Keluar

Selasa, 29 September 2026 | 13:51

Sistem Pemungutan Pajak Digital Luar Negeri sudah Beroperasi

Selasa, 29 September 2026 | 13:48

Bitcoin Masih Stabil Meski Harga Minyak Naik Tajam

Selasa, 29 September 2026 | 13:45

Pekan Ini DPR Bertemu Parpol Non-Parlemen Bahas RUU Pemilu

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

KRI Sriwijaya-100 Bakal Dimodifikasi Dukung Penanganan Bencana

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

Selengkapnya