Berita

Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR, Achmad Baidowi/Net

Politik

2 Fraksi Tolak RUU Ciptaker, Baleg: Biasa Saja, Itu Hak Masing-masing Fraksi

SENIN, 05 OKTOBER 2020 | 11:12 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Dari fraksi-fraksi yang ada di Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI, 2 fraksi di antaranya menolak pengesahan pembahasan tingkat pertama Omnibus Law RUU Cipta Kerja. Toh penolakan yang dilakukan fraksi Demokrat dan PKS itu bukan hal yang luar biasa.

Menurut Wakil Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR, Achmad Baidowi, hal tersebut biasa dan merupakan sikap politik dari kedua fraksi tersebut.

“Terkait sikap dua fraksi, itu biasa saja dan hak masing-masing fraksi untuk menyampaikan sikap politiknya yang tidak bisa dicampuri pihak lain,” kata Awiek, sapaan akrabnya, melalui keterangannya, Senin (5/10).


Sekretaris Fraksi PPP ini menegaskan, dalam pembahasan RUU Cipta Kerja ini, baik PKS dan Demokrat tidak melakukan walk out sejak awal pembahasan RUU tersebut. Kedua fraksi bahkan ikut menyetujui pembahasan daftar inventaris masalah (DIM) dalam RUU Cipta Kerja.

“Perlu kami tegaskan, dua fraksi tersebut ikut dalam pembahasan. PKS ikut sejak awal panja, demokrat ikut di tengah. Dalam rapat dua fraksi tersebut ikut menyetujui pembahasan DIM. Hal itu bisa dilihat publik karena disiarkan secara langsung dan rapatnya terbuka,” jelas Awiek.

“Dan dalam pembahasan tidak ada voting,” tambahnya.

Jika pada akhirnya kedua fraksi itu menolak, lanjut Awiek, maka hal tersebut dinilainya sebagai hal biasa.

“Jika kemudian akhirnya dua fraksi tersebut menolak, ya itu hak politik mereka yang kami hargai. Itulah keragaman politik di Indonesia,” tandasnya.

Populer

Permohonan Pengosongan Rumah Anak Zulhas Diajukan ke PN Jaktim

Rabu, 01 April 2026 | 18:05

Kehadiran Anies di Cikeas Jadi Masalah Serius

Jumat, 27 Maret 2026 | 02:08

Mengapa Kapal Pertamina Tidak Bisa Lewat Selat Hormuz?

Sabtu, 28 Maret 2026 | 02:59

SBY Menolak Silaturahmi Lebaran Anies?

Jumat, 27 Maret 2026 | 03:43

Nasib Hendrik, SPPG Ditutup, 150 Karyawan Diberhentikan

Jumat, 27 Maret 2026 | 06:07

Dubai Menuju Kota Hantu

Selasa, 31 Maret 2026 | 13:51

KPK Klaim Status Tahanan Rumah Yaqut Sesuai UU

Jumat, 27 Maret 2026 | 12:26

UPDATE

Insiden di Lebanon Selatan Tak Terlepas dari Eskalasi Israel-Iran

Jumat, 03 April 2026 | 10:01

Emas Antam Ambruk Rp85 Ribu, Termurah Dibanderol Rp1,4 Juta

Jumat, 03 April 2026 | 09:54

UNIFIL Gelar Upacara Penghormatan Terakhir untuk Tiga Prajurit TNI

Jumat, 03 April 2026 | 09:48

KPK Tegaskan Tak Ada Intimidasi dalam Penggeledahan Rumah Ono Surono

Jumat, 03 April 2026 | 09:40

Komisi VIII DPR Optimis Jadwal Haji 2026 Tetap Aman dan Lancar

Jumat, 03 April 2026 | 09:26

Aksi Borong Bensin Picu Kelangkaan BBM di Prancis

Jumat, 03 April 2026 | 08:51

Reformasi Maret Tuntas: Jalan Terang Modal Asing Masuk Bursa

Jumat, 03 April 2026 | 08:26

Wall Street Melemah Tipis, Investor Berburu Aset Aman

Jumat, 03 April 2026 | 08:13

Serangan Israel Lumpuhkan Dua Pabrik Baja Iran, Produksi Terhenti hingga Setahun

Jumat, 03 April 2026 | 08:04

Dolar AS Perkasa, Indeks DXY Tembus Level Psikologis 100

Jumat, 03 April 2026 | 07:50

Selengkapnya