Berita

Pengemasan bansos pemerintah/Net

Politik

Di Mata Beathor Suryadi, Bansos Pemerintah Tidak Seimbang Seperti Strategi Jokowi

SENIN, 05 OKTOBER 2020 | 10:42 WIB | LAPORAN: WIDIAN VEBRIYANTO

Keseimbangan antara kesehatan dan ekonomi menjadi strategi pemerintah dalam menghadapi pandemi Covid-19 di tanah air. Strategi ini disampaikan langsung Presiden Joko Widodo dalam sebuah video yang diunggah pihak Istana beberapa waktu lalu.

Namun demikian, strategi tersebut ternyata tidak berjalan baik di lapangan.

Setidaknya, mantan Staf Kantor Staf Presiden (KSP) Bambang Beathor Suryadi mencatat bahwa selama 7 bulan wabah berlangsung kerja team pemerintah tidak seimbang.


“Pemerintah melalui Kemensos dan Menteri UMKM hanya fokus pada distribusi pangan sembako bansos,” ujarnya kepada wartawan, Senin (5/10).

Mantan Ketua Majelis Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDEM) itu mencatat sudah ratusan triliun dana mengalir untuk belanja sembako, tetapi menyebaran virus corona malah semakin luas dan semakin banyak korbannya.

“Ternyata pemerintah ‘mengabaikan’ kesehatan masyarakat, dalam paket sembako bansos itu "hanya" ada panganan untuk bertahan hidup, tanpa disertai alat kesehatan masker dan hand sanitizer pencuci tangan,” tekannya.

“Padahal dua alat kesehatan ini menjadi dasar protokol kesehatan,” sambung Beathor.

Dia berharap paket sembako bansos yang akan datang, pemerintah turut menyertakan 2 alat kesehatan ini ke masyarakat.

Populer

Kapolri Suyudi Berpeluang dapat Serangan Balik

Jumat, 06 November 2026 | 04:27

PKS Anggap Permintaan Maaf Raffi Ahmad Belum Cukup

Minggu, 01 November 2026 | 22:28

Upaya Makar Geng Solo

Sabtu, 07 November 2026 | 05:07

Panglima TNI Bantah Seskab Teddy Diperiksa Polisi Militer

Sabtu, 07 November 2026 | 09:32

Bonatua akan Diperiksa Bareskrim terkait Dugaan Pemalsuan Dokumen Suket Gibran

Rabu, 04 November 2026 | 23:19

Syarat Penerima BSU 2026 Resmi dari Kemnaker, Cek Kriterianya

Jumat, 30 Oktober 2026 | 16:29

Jokowi Jangan Mimpi PSI Jadi Partai Besar

Selasa, 03 November 2026 | 02:41

UPDATE

Pernah Puji LSP Kapolri Terbaik, Habiburokhman Ungkap Istilah ‘Perkalian Nol’

Minggu, 08 November 2026 | 04:30

Penahanan LSP Jadi Pukulan Berat bagi Jokowi

Minggu, 08 November 2026 | 04:18

Pengamat Puji Ketenangan Jokowi saat Tunjukkan Ijazah di Persidangan

Minggu, 08 November 2026 | 04:00

Ziarah ke Makam Bung Karno, Sekjen PDIP: Kekuasaan itu untuk Rakyat

Minggu, 08 November 2026 | 03:32

Penyadapan Prabowo Mustahil Bukan untuk Tujuan Makar

Minggu, 08 November 2026 | 03:19

Kolaborasi PAM Jaya dan Pemkot Jaktim Hadirkan Sarana Tinju di Kampung Melayu

Minggu, 08 November 2026 | 03:00

Wapres Gibran Tidak Lagi Memiliki Legitimasi sebagai Pemimpin

Minggu, 08 November 2026 | 02:32

Ada Aroma Kuat Makar di Balik Penyadapan terhadap Prabowo

Minggu, 08 November 2026 | 02:22

Kasus Ijazah Jokowi Mirip Pembunuhan Brigadir Yosua

Minggu, 08 November 2026 | 02:04

Wapres Gibran Wajib Menghormati Putusan MA

Minggu, 08 November 2026 | 01:43

Selengkapnya