Berita

Demo Omnibus law yang dilakukan mahasiswa dan buruh di DPR beberapa waktu lalu/RMOL

Politik

Tak Mau Kecolongan RUU Ciptaker, 32 Ribu Buruh Bekasi Geruduk DPR RI Besok

MINGGU, 04 OKTOBER 2020 | 19:40 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Sebanyak 32 ribu buruh dari sejumlah perserikatan buruh dari Bekasi akan menggeruduk gedung DPR RI, Senin besok (5/10). Hal tersebut dilakukan guna mengawal Omnibus Law RUU Cipta Lapangan Kerja.

Aliansi Persatuan Rakyat (Perak) Bekasi, yang merupakan salah satu aliansi buruh terbesar telah melakukan rapat koordinasi di Sekretariat FKI sejak pukul 15.00-17.00 WIB, Minggu (4/10).

Rapat gabungan aliansi Perak hari ini diikuti oleh perwakilan serikat buruh KASBI, GSBM, FPBI, GSPB, FKI, SGBN. Aliansi Perak sendiri memiliki anggota buruh kurang 32 ribu orang di seluruh Bekasi.


Hasilnya, terdapat tiga poin pendapat atau sikap Aliansi Perak dalam menyikapi Omnibus Law RUU Cipta Kerja yang bakal dibawa ke rapat paripurna tanggal 8 Oktober 2020 mendatang.

Adapun sikap dari Aliansi Perak yang pertama yakni pengesahan tingkat 1 Omnibus Law RUU Cipta Kerja yang dilakukan DPR pada hari Sabtu 3 Oktober 2020 hingga tengah malam sangat tidak wajar dan terburu-buru serta terkesan begitu dipaksakan.

“Kedua, aroma busuk ketidakwajaran pada poin 1 melahirkan dugaan adanya kemungkinan rapat paripurna ketok palu Omnibus Law RUU Cipta Kerja dilakukan besok pada hari Senin (5/10)," tegas Koordinator Perak, Cecep Saripudin lewat siaran persnya, Minggu (4/10).

Untuk mengantisipasi kemungkinan pengesahan secara terstruktur pada 8 Oktober 2020 mendatang, Aliansi Perak akan menerjunkan para buruh untuk menggeruduk gedung DPR RI.

“Aliansi Perak bakal menggerahkan massa buruh ke gedung DPR RI pada hari Senin besok,” tandasnya.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya