Berita

Ilustrasi

Politik

KPBI Ajak Rakyat Jegal RUU Ciptaker Dengan Ikut Aksi Mogok Nasional

SABTU, 03 OKTOBER 2020 | 17:19 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI) mengajak seluruh elemen rakyat untuk bersatu, bergabung dengen elemen buruh untuk menjegal pengesahan RUU Cipta Kerja.

Jika tidak dijegal, RUU yang disebut sapu jagat itu bakal disahkan pada 8 Oktober 2020.

“Kelas buruh Indonesia merupakan pihak yang sangat dirugikan oleh regulasi ini, selain massa rakyat luas lainnya,” kata Ketum KPBI Ilhamsyah dalam keteranganya, Sabtu (3/10).


KPBI, sambung Ilham, mendukung aksi mogok nasional yang direncakan oleh beberapa aliansi buruh pada 6,7 dan 8 Oktober mendatang.

Menurutnya, aksi mogok nasional merupakan langkah yang berani. Jika dilakukan serius, Ilham menilai bisa menjadi pernyataan politik yang berbobot.

“Mogok adalah gestur paling tegas untuk mengirim pesan perihal kesungguhan kelas buruh menolak reformasi hukum yang memberatkan kehidupan mereka,” tekan Ilham.

Untuk itu, KBPI menyatakan sikap tetap melanjutkan perlawanan terhadap rencana pengesahan Omnibus Law Cipta Kerja. Mengajak seluruh lapisan rakyat untuk bergabung dalam mogok nasional pada tanggal 6, 7 dan 8 Oktober 2020.

Serta, mendukung elemen manapun yang hendak mencurahkan energinya untuk melawan pengesahan Omnibus Law RUU Cipta Kerja termasuk membuka diri untuk bekerjasama apapun demi keberhasilan perlawanan bersama dan mogok nasional yang akan dihelat ke depan.

“Mengajak kelas buruh, kaum tani, pelajar, mahasiswa, masyarakat adat, kaum perempuan dan seluruh lapisan rakyat untuk melancarkan perlawanan akhir terhadap upaya mengesahkan Omnibus Law,” demikian Ilham.

Populer

Jaksa Belum Yakin Hasil Forensik Ijazah Jokowi

Rabu, 06 Mei 2026 | 18:31

Indonesia Menuju Gelap

Minggu, 03 Mei 2026 | 06:50

Abu Janda Cs Jangan Sampai Lolos

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:00

Sikap Dudung Pasang Badan Bela Seskab Teddy Berlebihan

Rabu, 06 Mei 2026 | 03:39

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terseret di Dakwaan Bos Blueray Cargo

Rabu, 06 Mei 2026 | 17:16

Wali Murid Sekolah Islam Terpadu di Tangerang Korban Investasi Bodong Lapor Polisi

Minggu, 10 Mei 2026 | 02:13

PSI Ketar-ketir Lawan Jusuf Kalla

Jumat, 08 Mei 2026 | 06:47

UPDATE

Tokoh Reformasi Amien Rais, Megawati, Sultan HB X dan Gus Dur

Selasa, 12 Mei 2026 | 14:15

KPK Panggil Mantan Kepala BBPJN Stanley Cicero

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:55

Trump Geram Kuba Tak Kunjung Tumbang Meski Dihantam Embargo Minyak AS

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:54

UEA Diduga Diam-Diam Ikut Serang Iran

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:47

Juri Lomba Cerdas Cermat Jangan Antikritik

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:45

Dua Ajudan Bupati Pekalongan Fadia Arafiq Digarap KPK

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:41

Purbaya Dorong Insentif Mobil Listrik di Tengah Ancaman Konflik Iran-AS Berkepanjangan

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:25

Gibran Puji Inovasi Transportasi Gratis Pemprov DKI

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:20

Lomba Cerdas Cermat Empat Pilar di Kalbar Harus Diulang

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Aktivis Global Sumud Flotilla Alami Penyiksaan Selama Ditahan Israel

Selasa, 12 Mei 2026 | 13:18

Selengkapnya