Berita

Data daerah rawan kampanye hitam pada Pilkada Serentak 2020 yang dirangkum Badan Pengawas Pemilu RI (Bawaslu)/Repro

Politik

10 Daerah Pilkada Paling Rawan Kampanye Ujaran Kebencian, SARA, Dan Hoax

JUMAT, 02 OKTOBER 2020 | 19:54 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Ada sebanyak 10 daerah yang masuk kategori rawan terjadi kampanye bermuatan negatif, ujaran kebencian, SARA hingga kampanye hitam atau black canpaign dalam konten kampanye di media sosial atau daring.

"Tujuh besarnya ada di Kabupaten Sekadau, Kota Bukittinggi, Kabupaten Maluku Barat Daya, Kabupaten Solok, Kabupaten Pasaman, Kota Sungai Penuh, dan Kabupaten Halmahera Timur," kata anggota Bawaslu RI, Mochammad Afifuddin saat mengungkap Indeks Kerawanan Pilkada (IKP) yang disampaikan dalam sosialisasi adaptasi kebiasaan baru Pilkada Serentak 2020 melalui aplikasi zoom, Jumat (2/10).

Selanjutnya, daerah lain yang masuk kategori rawan materi kampanye ujaran kebencian, hoax, dan kampanye SARA di antaranya Sumatera Barat, Bengkulu dan Jambi.


Dari data tersebut, Bawaslu akan melakukan pengawasan secara efektif melalui sistem kerja sama dengan sejumlah lembaga terkait di pemerintahan.

"Terkait dengan pengawasan kampanye media sosial di antaranya adalah kita memperbaharui MoU gugus tugas pengawasan yang melibatkan teman-teman KPU, KPI dan juga Bawaslu serta Dewan Pers," bebernya.

"Terkait dengan medsos kita punya MoU Bawaslu, KPU kemenkominfo yang merangkum semua platform," demikian Afif menambahkan.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya