Berita

Pelaksana Harian (Plh) Ketua KPU Pusat, Ilham Saputra (kanan)/Rep

Politik

Terus Dikritik Karena Lanjutkan Pilkada, Pusat Minta KPU Daerah Jadi Tauladan Protokol Kesehatan

JUMAT, 02 OKTOBER 2020 | 18:10 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kritik yang dilayangkan banyak pihak kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) karena melanjutkan Pilkada Serentak 2020 mengaharuskan petugas penyelenggara di daerah menerapkan protokol kesehatan Covid-19 dengan displin.

Pasalnya, Pelaksana Harian (Plh) Ketua KPU Pusat, Ilham Saputra merasa geram dengan kritik yang terus disampaikan banyak pihak kepada pihak penyelenggara. Sementara kekinian masih ada petugas pemilu yang terinfeksi Covid-19.

"Ada kekhawatiran juga dari kami penyelenggara pemilu, bahwa memang masih ada anggota KPU kabupaten, kota, provinsi yang terpapr covid. Tentu ini jadi pelajaran kita semua," kata Ilham dalam acara Sosialisasi Adaptasi Kebiasaan Baru Pilkada Serentak 2020 melalui aplikasi zoom, Jumat (2/10).


"Karena jangan sampai kemudian kegiatan-kegiatan kita yang sampai saat ini dikorereksi atau dikritisi oleh banyak pihak, ada yang minta penundaan pilkada, ada yang mengatakan aturan belum tegas dan sebagainya," sambungnya.

Karena itu, Ilham memastikan pihaknya akan melaksanakan tugas penyelenggaraan pilkada dengan baik. Yakni dengan cara terus mensosialisasikan dan menekankan kepada penyelenggara untuk taat protokol Covid-19.

"Harus betul-betul menjadi suri tauladan, harus betul-betul menjadi contoh dalam menerapkan protokol pencegahan covid. Saya tidak mau dengar ada teguran dari Bawaslu bahwa penyelenggara tidak memakai masker, misalnya. Atau menyelenggarakan acara tidak menerapkan protokol covid, tidak ada physical distancing, tidak ada yang pakai makser dan sebagainya," ungkapnya.

"Kita harus jadi tauladan bagi para calon, bagi para parpol, bahkan petugas-petugas lain untuk memastikan bahwa kita komitmen untuk meningkatkan atau bekerja bedasarkan PKPU 13 dan pencegahan covid," demikian Ilham Saputra menambahkan.

Populer

Mantan Jubir KPK Tessa Mahardhika Lolos Tiga Besar Calon Direktur Penyelidikan KPK

Rabu, 24 Desember 2025 | 07:26

Kejagung Copot Kajari Kabupaten Tangerang Afrillyanna Purba, Diganti Fajar Gurindro

Kamis, 25 Desember 2025 | 21:48

Sarjan Diduga Terima Proyek Ratusan Miliar dari Bupati Bekasi Sebelum Ade Kuswara

Jumat, 26 Desember 2025 | 14:06

Mantan Wamenaker Noel Ebenezer Rayakan Natal Bersama Istri di Rutan KPK

Kamis, 25 Desember 2025 | 15:01

8 Jenderal TNI AD Pensiun Jelang Pergantian Tahun 2026, Ini Daftarnya

Rabu, 24 Desember 2025 | 21:17

Camat Madiun Minta Maaf Usai Bubarkan Bedah Buku ‘Reset Indonesia’

Selasa, 23 Desember 2025 | 04:16

Adik Kakak di Bekasi Ketiban Rezeki OTT KPK

Senin, 22 Desember 2025 | 17:57

UPDATE

BSI Tutup 2025 dengan Syukur dan Spirit Kemanusiaan

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:11

KUHP Baru Hambat Penuntasan Pelanggaran HAM Berat

Kamis, 01 Januari 2026 | 18:10

TNI AL Gercep Selamatkan Awak Speedboat Tenggelam di Perairan Karimun

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:58

BNPB Laporkan 1.050 Huntara Selesai Dibangun di Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:55

Indonesia Menjadi Presiden HAM PBB: Internasionalisme Indonesia 2.O

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:51

Prabowo Ungkap Minat Swasta Manfaatkan Endapan Lumpur Bencana Aceh

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:46

YLBHI: Pasal-pasal di KUHP Baru Ancam Kebebasan Berpendapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:39

Satgas Pemulihan Bencana Harus Hadir di Lapangan Bukan Sekadar Ruang Rapat

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:19

Saatnya Indonesia Mengubah Cara Mengelola Bencana

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Purbaya Klaim Ekonomi Membaik, Tak Ada Lagi Demo di Jalan

Kamis, 01 Januari 2026 | 17:11

Selengkapnya