Berita

Data sebaran zona merah/Net

Kesehatan

Kabar Baik, Zona Merah Sebaran Covid-19 Di Daerah Pilkada Berkurang

JUMAT, 02 OKTOBER 2020 | 14:37 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Kabar baik datang saat Satuan Tugas (Satgas) Penanganan Pandemi Covid-19 membuka data terbaru mengenai tingkat penyebaran virus corona di daerah-daerah yang menggelar Pilkada Serentak 2020. 

Kepala Satgas Penanganan Covid-19 Letjen Doni Monardo menerangkan, jumlah daerah penyelenggaraan Pilkada yang masuk kategori sangat rawan penyebaran virus atau biasa disebut zona merah berkurang, berdasarkan data per 27 September 2020. 

Di mana, daerah Pilkada yang masuk zona merah ada sebanyak 29 kabupaten/kota, lebih sedikit dari situasi sebelum-sebelumnya. Yakni data per tanggal 20 September yang sebanyak 32 kabupaten/kota, dan data per tanggal 6 September yang sebanyak 45 kabupaten/kota. 


"Kalau kita lihat data pada tanggal 6 September yang lalu ternyata yang ada pilkada zona merahnya berkurang dari 45 ke 29," ujar Doni dalam acara Kick Off Sosialisasi Strategi Perubahan Perilaku Protokol Kesehatan Pencegahan Covid-19, yang digelar melalui aplikasi zoom, Jumat (2/10).  

Selain itu, berdasarkan data yang dirilis Doni juga memperlihatkan jumlah daerah pilkada yang masuk zona kuning mengalami pengurangan. Di mana pada tanggal 6 September jumlahnya mencapai 72 kabupaten/kota. Sementara pada tanggal 27 September berkurang menjadi 67 kabupaten/kota. 

Akan tetapi, untuk daerah Pilkada yang masuk kategori zona oranye mengalami peningkatan, atau bertambah. Dari mulanya pada tanggal 6 September berjumlah 152 kabupaten/kota menjadi 190 kabupaten/kota per tanggal 27 September. 

Adapun jika dibandingkan dengan perkembangan di daerah yang tidak menyelenggarakan pilkada, khusus untuk zona merah dan zona kuning penyebaran Covid-19 justru mengalami kenaikan alias bertambah. 

Yakni, jumlah zona merah pada 6 September baru sejumlah 25 kabupaten/kota, namun bertambah menjadi 33 kabupaten/kota pada tanggal 27 September. Sementara untuk zona kuning bertambah menjadi 45 kabupaten/kota pada 27 September, dari mulanya hanya 42 kabupaten/kota pada tanggal 6 September. 

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

Silfester Langsung Dicopot dari Jabatan Komisaris Independen Anak Usaha Pelindo

Kamis, 24 September 2026 | 20:07

UPDATE

Dudung Resmi Jabat Menko Polkam, Geser Djamari Chaniago

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:23

Pelantikan Suyudi Momentum Perkuat Profesionalisme Polri

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:20

Kuseryansyah Perlu Jelaskan Absen di Kejagung Terkait Kasus PT Crowde

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:19

Profil Suyudi Ario Seto, Kapolri Baru Pengganti Listyo Sigit

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:18

Harta Menko PMK Sugiono Tembus Rp13,15 Miliar

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:10

Prabowo Lantik Dua Wamenkeu Baru untuk Bantu Suahasil

Kamis, 01 Oktober 2026 | 16:08

7 Kali Reshuffle Kabinet Prabowo-Gibran, Ini Daftarnya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Inflasi Tahunan September 2026 Capai 3,28 Persen, Ini Biang Keroknya

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:55

Utang BLBI Lunas, Hak Tagih Negara Rp 110 Triliun Belum Tuntas

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:50

Pulung Agustanto: Pendidikan dan Dunia Usaha Harus Berjalan Seiring

Kamis, 01 Oktober 2026 | 15:46

Selengkapnya