Berita

Covifor hanya bisa digunakan di rumah sakit dan di bawah pengawasan dokter/Net

Kesehatan

Ingat, Covifor Tidak Dijual Bebas Dan Harus Persetujuan Dokter

JUMAT, 02 OKTOBER 2020 | 11:08 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Obat Covid-18 yang mulai diedarkan PT Kalbe Farma, Covifor, bukanlah obat yang bisa mudah dibeli di apotek atau toko obat terdekat. Obat yang satu dosisnya dibanderol Rp 3 juta ini tidak dijual bebas dan hanya bisa digunakan setelah mendapat persetujuan dokter.

Hal ini dijelaskan Presiden Direktur Kalbe Farma, Vidjongtius, yang mengatakan obat tersebut hanya disediakan di rumah sakit dan penggunaannya harus di bawah pengawasan dokter.
 
"(Obat) Sudah mulai didistribusikan mulai kemarin dan harus di bawah konsultasi dokter langsung di rumah sakit," jelasnya saat dihubungi Kantor Berita Politik RMOL, Jumat (2/10).


Adapun satu dosis Cofivor dibanderol Rp 3 juta. Namun Vidjongtius mengatakan, harga tersebut bisa berubah sewaktu-waktu.

"Kita akan berusaha ke harga yang lebih rendah ke depan dengan bertambahnya skala obat tersebut," tambahnya.

Diketahui, Covifor resmi diluncurkan PT Kalbe Farma dan diimpor dari India. Covifor disebut-sebut dapat menghambat replikasi virus di dalam tubuh manusia, sehingga mencegah kerusakan organ tubuh lebih lanjut.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya