Berita

Penggunaan masker dan mencuci tangan dengan handsanitizer/net

Kesehatan

Semakin Aktif Bertemu Orang, Penggunaan Masker Harus Lebih Ketat

RABU, 30 SEPTEMBER 2020 | 14:51 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Penggunaan masker masih sering disalahartikan oleh masyarakat, di mana berbagai jenisnya dianggap memiliki tingkat perlindungan yang sama.

Padahal, Ketua Bidang Data dan Teknologi Informasi Satgas Penanganan Covid-19, Dr. Dewi Nur Aisyah mengatakan, setiap jenis masker memiliki tingkat perlindungan yang berbeda, tergandung pada bahan hingga penggunaannya.

Untuk penggunaan masker kain katun tiga lapis, kata Dewi, hanya dapat menurunkan risiko penularan virus corona kurang lebih 45 persen.


"Ketika kita menggunakan masker bedah atau masker kain yang setara performa filtarsinya dengan masker bedah ini, langsung risikonya turun di angka 70 persen. Sebenarnya jauh lebih efektif," tambah Dewi dalam diskusi yang digelar Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bertajuk "Covid-19 Dalam Angka: Ragam Cluster di Indonesia (Part II)" pada Rabu (30/9).

Dewi sendiri menggarisbawahi pemilihan penggunaan jenis masker. Seseorang yang memiliki aktivitas di luar rumah dan bertemu dengan banyak orang disarankan untuk menggunakan masker bedah atau masker dengan performa filtrasi yang setara dengan masker bedah.

Di samping jenisnya, penggunaan masker juga sangat mempengaruhi risiko penularan. Di mana masker tidak boleh disimpan di bawah dagu.

Penggunaan masker juga harus disertai dengan rajin mencuci tangan dan jaga jarak. 

"Nah ketika kita ngobrol misalnya dia tidak bisa menggunakan masker karena sulit berbicara. Apakah droplet nya ini jatuh di sekitaran barang-barang yang disentuh? Jadi harus cuci tangan," sambungnya,

Jika seseorang patuh pada protokol kesehatan dengan menggunakan masker yang baik, menjaga jarak, dan mencuci tangan, maka risiko penularan Covid-19 dapat dipotong hingga 90 persen.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

Gugatan Denny Indrayana Sia-sia, cuma Bikin Gaduh

Sabtu, 26 September 2026 | 02:36

UPDATE

Tertekan Lonjakan Minyak, Harga Emas Dunia Anjlok ke Level 4.254 Dolar AS

Senin, 28 September 2026 | 08:30

Iran Siap Hadapi "Perang Kiamat" dengan AS

Senin, 28 September 2026 | 08:12

Jalan Terbuka Bagi Dividen BEI: Proses Demutualisasi Masuki Tahap Pengkajian Saham

Senin, 28 September 2026 | 07:52

Halal Jangan Berhenti di Sertifikat

Senin, 28 September 2026 | 07:38

IAMI Lahir di Jakarta, Nasaruddin Umar Jadi Presiden Pertama

Senin, 28 September 2026 | 07:07

APH Harus Turun Tangan Tertibkan Tarif Parkir Tak Wajar

Senin, 28 September 2026 | 07:05

Kejagung Didesak Bongkar Mata Rantai Uang Chromebook

Senin, 28 September 2026 | 06:47

Pagar Nusa Kukuhkan 25 Kader Pasukan Inti di Taiwan

Senin, 28 September 2026 | 06:42

Indonesia Ikut Ajang WSC 2026 di Shanghai, Ini Manfaatnya

Senin, 28 September 2026 | 06:20

Ekosistem Logistik di Kawasan Timur Masih Penuh Tantangan

Senin, 28 September 2026 | 05:54

Selengkapnya