Berita

Presiden Amerika Serikat, Donald Trump saat menominasikan Amy Coney Barrett sebagai calon Hakim Agung AS di Gedung Putih, Sabtu, 26 September 2020/Net

Dunia

Resmi, Trump Nominasikan Amy Barrett Ganti Ruth Ginsburg Jadi Hakim Agung AS

MINGGU, 27 SEPTEMBER 2020 | 06:55 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump telah mengumumkan Amy Coney Barrett sebagai nominasi pengganti mendiang Hakim Agung Ruth Bader Ginsburg yang meninggal dunia pekan lalu.

Muncul di Gedung Putih, Barret dan Trump membuat pengumuman yang memicu perselisihan di Senat pada Sabtu (26/9).

"Hari ini adalah kehormatan bagi saya untuk menominasikan salah satu pemikir hukum paling cemerlang dan berbakat di negara kita ke Mahkamah Agung," ujar Trump, seperti dimuat Reuters.


Pengumuman nominasi Barrett dirayakan secara meriah di gedung Putih. Sebuah upacara di Taman Mawar yang dihiasi oleh bendera Amerika diatur sedemikian rupa, mirip dengan hari ketika Presiden Bill Clinton mencalonkan Ginsburg pada 1993.

Tidak sendiri, Barrett juga didampingi oleh suaminya yang merupakan seorang pengacara dan tujuh anak mereka, dua di antaranya diadopsi di Haiti.

Nominasi dari Trump merupakan penunjukkan Barrett untuk Mahkamah Agung yang ketiga kalinya.

Perempuan berusia 48 tahun tersebut ditunjuk oleh Trump ke Pengadilan Banding Sirkuit AS ke-7 yang berbasis di Chicago pada 2017 dan merupakan favorit dari kaum konservatif religius, blok pemilih utama Trump.

Aktivis konservatif memuji pemilihan Trump, yang muncul pada Jumat malam (25/9), sementara kaum liberal telah menyuarakan kekecewaan.

Seperti dua orang yang ditunjuk Trump lainnya, Neil Gorsuch pada 2017 dan Brett Kavanaugh pada 2018, Barrett masih cukup muda sehingga dia bisa melayani selama beberapa dekade.

Barrett adalah calon Mahkamah Agung termuda sejak Clarence Thomas yang konservatif berusia 43 tahun pada 1991.

Jika dipastikan menggantikan ikon liberal Ginsburg yang meninggal pada usia 87 tahun pada 18 September, Barrett akan menjadi wanita kelima yang pernah bertugas di badan peradilan AS teratas dan mendorong mayoritas konservatifnya menjadi 6-3.

"Saya mencintai Amerika Serikat dan saya mencintai Konstitusi Amerika Serikat," ujar Barrett seraya menambahkan bahwa ia sangat tersanjung atas kepercayaan yang ditunjukkan Trump kepadanya.

Dalam pernyataannya pada Sabtu, Pemimpin Mayoritas Senat, Mitch McConnell memuji pencalonan Barrett.

"Hakim Amy Coney Barrett adalah ahli hukum yang sangat mengesankan dan calon yang sangat berkualifikasi di Mahkamah Agung Amerika Serikat," kata McConnell.

Namun, Demokrat sendiri menentang pencalonan Barrett mengingat pemilihan umum yang hanya menghitung hari.

Kandidat Presiden dari Partai Demokrat, Joe Biden menegaskan, pemenang pemilu pada 3 November lah yang memiliki hak untuk menggantikan Ginsburg.

Meski begitu, Senat sendiri dipegang oleh mayoritas Partai Republik, 53 berbanding 47. Sejauh ini, hanya ada dua Senator Republik yang menentang proses nominasi Trump.

Sumber Gedung Putih mengatakan calon pada Selasa (29/9) akan memulai panggilan kehormatan tradisional pada senator individu di kantor mereka.

Barrett telah mempertaruhkan posisi hukum konservatif dalam tiga tahun di bangku cadangan, memberikan suara mendukung salah satu kebijakan imigrasi garis keras Trump dan menunjukkan dukungan untuk hak kepemilikan senjata yang luas. Dia juga membuat keputusan yang memudahkan mahasiswa yang dituduh melakukan pelecehan seksual di kampus untuk menuntut institusi mereka.

Lahir di New Orleans, Barrett menerima gelar sarjana hukum dari Sekolah Hukum Notre Dame, sebuah lembaga Katolik di Indiana.

Finalis lain yang disebutkan Trump untuk mengisi lowongan itu adalah Barbara Lagoa, seorang hakim pengadilan banding federal Kuba-Amerika dari Florida yang ia tunjuk tahun lalu.

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Modal Asing Keluar Rp7,71 Triliun, BI Catat Tekanan di SBN pada Pertengahan Januari 2026

Jumat, 16 Januari 2026 | 08:05

Dolar AS Menguat ke Level Tertinggi Enam Pekan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:56

Kejauhan Mengaitkan Isu Ijazah Jokowi dengan SBY–AHY

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:48

RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Menyandera Lawan Politik

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:40

Jenazah 32 Tentara Kuba Korban Serangan AS di Venezuela Dipulangkan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:33

Bursa Eropa: Efek Demam AI Sektor Teknologi Capai Level Tertinggi

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:16

Emas Tak Lagi Memanas, Tertekan Data Tenaga Kerja AS dan Sikap Moderat Trump

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:06

Wajah Ideal Desa 2045

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:50

TPU Tegal Alur Tak Tersangkut Lahan Bersengketa

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:23

Kemenkes Siapkan Rp1,2 Triliun untuk Robotik Medis

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:04

Selengkapnya