Berita

Plt Jubir penindakan KPK/Net

Hukum

Selama Tahun 2016-2020, 157 Pegawai Mundur Dari KPK

SABTU, 26 SEPTEMBER 2020 | 14:04 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Pelaksana tugas Juru Bicara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Ali Fikri menegaskan bahwa pengunduran diri pegawai dalam sebuah institusi khususnya KPK adalah hal yang wajar.

“Sebagai sebuah organisasi, pegawai yang mengundurkan diri adalah hal yang wajar terjadi di banyak organisasi atau lembaga, termasuk tentu juga di KPK,” kata Ali dalam keteranganya, Sabtu (26/9).

Ali mengatakan, sejak 2016 hingga September 2020 tercatat 157 pegawai KPK mengundurkan diri. Dengan rincian; di tahun 2016, sebanyak 46 pengawai mengundurkan diri yang  terdiri dari Pegawai Tetap 16 dan Pegawai Tidak Tetap 30 orang.


Tahun 2017 sebanyak 26, terdiri dari Pegawai Tetap 13 dan Pegawai Tidak Tetap 13. Lalu pada tahun 2018, sebanyak 31 terdiri dari 22 Pegawai Tetap dan 9 Pegawai Tidak Tetap.

Tahun 2019, sebanyak 23 terdiri dari 14 orang Pegawai Tetap dan 9 orang Pegawai Tidak Tetap.

Sementara untuk di tahun 2020 dari Januari hingga September ada 31 terdiri dari 24 Pegawai Tetap dan 7 Pegawai Tidak Tetap.

“Alasan pengunduran diri tersebut beragam. Namun, lebih banyak karena ingin mengembangkan karir di luar instansi KPK,” ungkap Ali.

KPK, sambung Ali, mendukung pegawai yang ingin mengembangkan diri di luar organisasi dan bahkan mendorong para alumni KPK menjadi agen antikorupsi berbekal pengalaman di KPK.

Terkait keputusan untuk keluar dari lembaga atau bertahan di lembaga untuk tetap berjuang menjaga KPK dari dalam adalah pilihan yang kami semua pahami sama-sama tidak mudah.

“Oleh karenanya kedua pilihan tersebut harus kita hormati,” pungkas Ali Fikri.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya