Berita

Sputnik V/Net

Dunia

Putin Tawari Vaksinasi Sputnik V Gratis Untuk Seluruh Staf PBB

RABU, 23 SEPTEMBER 2020 | 11:07 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Presiden Vladimir Putin menawarkan vaksin Covid-19 andalan Rusia, Sputnik V, secara gratis pada staf Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).

Hal tersebut diungkap Putin dalam pidatonya secara virtual di Sidang Umum PBB ke-75 pada Selasa (22/9)

"Siapa pun di antara kita dapat menghadapi virus berbahaya ini. Virus itu tidak luput dari staf PBB, markas besar, dan entitas regional lainnya," ujarnya, seperti dikutip Associated Press.


"Rusia siap menawakan kepada pekerja PBB bantuan yang diperlukan dan memenuhi syarat, dan secara khusus kami mengusulkan untuk memasok vaksin kami secara gratis kepada karyawan organisasi dan anak perusahaannya yang menjadi sukarelawan untuk vaksinasi," sambungnya.

Putin juga mengatakan bahwa putrinya ikut menjadi salah satu sukarelawan dari uji klinis Sputnik V yang saat ini sudah mendapatkan lisensi walaupun keamanan dan efektifitasnya masih diragukan.

Menanggapi tawaran Putin, jurubicara PBB Stephane Dujarric menyampaikan ucapan terima kasihnya.

"Kami berterima kasih kepada Presiden Putin atas tawaran dermawannya yang akan dipelajari oleh layanan medis kami," ujar Dujarric.

Meski begitu, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) yang selama ini meragukan Sputnik V enggan memberikan komentar.

Dalam sebuah laporan yang diterbitkan di jurnal Lancet, pengembang vaksin Rusia mengatakan Sputnik V tampaknya aman dan memicu respons antibodi pada semua 40 orang yang diuji pada fase kedua penelitian dalam tiga minggu.

Pada Senin (21/9), media Rusia melaporkan, direktur regional WHO untuk Eropa, Hans Kluge, memuji Sputnik V setelah bertemu dengan Menteri Kesehatan Rusia, Mikhail Murashko di Moskow.

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Modal Asing Keluar Rp7,71 Triliun, BI Catat Tekanan di SBN pada Pertengahan Januari 2026

Jumat, 16 Januari 2026 | 08:05

Dolar AS Menguat ke Level Tertinggi Enam Pekan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:56

Kejauhan Mengaitkan Isu Ijazah Jokowi dengan SBY–AHY

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:48

RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Menyandera Lawan Politik

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:40

Jenazah 32 Tentara Kuba Korban Serangan AS di Venezuela Dipulangkan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:33

Bursa Eropa: Efek Demam AI Sektor Teknologi Capai Level Tertinggi

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:16

Emas Tak Lagi Memanas, Tertekan Data Tenaga Kerja AS dan Sikap Moderat Trump

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:06

Wajah Ideal Desa 2045

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:50

TPU Tegal Alur Tak Tersangkut Lahan Bersengketa

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:23

Kemenkes Siapkan Rp1,2 Triliun untuk Robotik Medis

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:04

Selengkapnya