Berita

Menko Kemaritiman dan Investasi RI, Luhut Binsar Panjaitan/Net

Kesehatan

Luhut Dibantu Lima Orang Pintar Tekan Covid-19

RABU, 23 SEPTEMBER 2020 | 11:03 WIB | LAPORAN: RAIZA ANDINI

Menko Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Panjaitan bakal dibantu lima orang pintar untuk menekan pandemi Covid-19 dalam kurun waktu dua pekan.

Pasalnya, Luhut diminta Presiden Joko Widodo untuk dapat menekan penyebaran virus corona baru tersebut selama dua pekan ke depan.

Dalam jumpa media secara virtual, Luhut mengatakan bukan seorang epidemiolog yang andal. Namun, bisa menjadi manajer yang baik. Oleh karena itu, dia bakal dibantu lima orang pintar untuk menjalankan tugas meredam wabah Covid-19.


"Saya bukan epidemiolog memang betul, tapi saya dibantu banyak orang pintar, anak-anak muda epidemiolog seperti Monica yang dari UI dan lulus dari Harvard untuk epidemiologi. Jadi orang-orang berkualitas membantu saya. Saya hanya manajer, saya kira saya boleh mengklaim saya manajer yang baik," ujar Luhut secara virtual, Rabu (23/9).

Selain Monica, ada empat nama lainnya yang disebut Luhut bakal membantunya dalam menekan penyebaran pandemi Covid-19.

"Selain Monica, saya juga dibantu Jona dari UI, Nando dari ITB, Seto dari UI, dan Purbaya dari UI juga," imbuhnya.

Monica Nirmala merupakan jebolan fakultas kedokteran gigi Universitas Indonesia pada 2010 dan sempat mengeyam pendidikan di Harvard University bidang Master Kesehatan Masyarakat.

Hanya Monica Nirmala yang merupakan mahasiswa pendidikan kedokteran, sementara empat lainnya dari bidang di luar kedokteran yakni Jona Widhagdo Putri. Jona jebolan sarjana Manajemen Bisnis di University of London. Jona juga pernah menjadi penerjemah Presiden Joko Widodo dengan Presiden China Xi Jinping.

Selanjutnya, Hernando Wahyono merupakan lulusan ITB jurusan Teknik Listrik. Dia juga mendapatkan gelar Master of Public Administration (MPA), Economic Policy and Management di Colombia University.

Selain itu ada Septian Hario Seto. Seto adalah jebolan Sarjana Akuntansi di UI tahun 2006. Seto dia pernah mengenyam pendidikan pascasarjana di SKEMA Business Scholl dengan gelar MSc International Finance.

Terakhir, Purbaya Yudhi Sadewa yang merupakan tangan kanan Luhut Pandjaitan. Purbaya adalah Deputi Bidang Koordinasi Kedaulatan Maritim dan Energi. Lulusan dari Universitas Indonesia dan ITB.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya