Berita

Richard Genel/Net

Dunia

Prioritas Trump, Wujudkan Perjanjian Washington Untuk Serbia- Kosovo

SENIN, 21 SEPTEMBER 2020 | 15:30 WIB | LAPORAN: RENI ERINA

Utusan khusus Presiden AS untuk perundingan antara Serbia dan Kosovo, Richard Grenel, menyatakan bahwa pelaksanaan kesepakatan Washington antara kedua belah pihak merupakan prioritas utama pemerintahan Amerika saat ini.

"Pelaksanaan perjanjian Kosovo-Serbia adalah prioritas pertama pemerintahan (Presiden AS Donald) Trump," ujarmya seraya menyampaikan akan ada pertemuan pada pekan ini antara dua negara, seperti dilaporkan media Beta, Senin (21/9).

"Sampai jumpa di Pristina dan Beograd minggu ini," tulis Grenel dalam akun Twitter, Senin (21/9), sambil me-retweet cuitan  duta besar Kosovo untuk AS, Vlora Citak, yang menuliskan pernyataan dari American Financial Corporation for International Development (DFC),  yang mengumumkan kedatangan delegasi pemerintah AS ke Pristina dan Beograd.


DFC mengumumkan bahwa delegasi pemerintah Amerika yang dipimpin oleh direktur eksekutif bank pembangunan yaitu Adam Boler, akan mengunjungi Yunani, Kosovo, Serbia dan Israel dalam lima hari ke depan, guna meningkatkan kerja sama ekonomi dan pembangunan.

Grenel akan menjadi bagian dari delegasi yang datang untuk mengimplementasikan kesepakatan Washington antara para pemimpin Serbia dan Kosovo tentang normalisasi hubungan ekonomi.

Sebelumnya, para pemimpin Serbia dan Kosovo menandatangani masing-masing salinan dokumen yang disebut "Normalisasi Ekonomi" pada tanggal 4 September di Gedung Putih, yang hanya berbeda pada poin terakhir dari 16 poin.

Salah satu poinnya menyatakan bahwa Kosovo dan Serbia akan bekerjasama dengan DFC dan Bank Ekspor-Impor (EXIM) Amerika Serikat tentang nota kesepahaman untuk realisasi Jalan Raya Perdamaian, hubungan kereta api antara Pristina dan Merdar, hubungan kereta api antara Nis dan Pristina, dan pemberian pembiayaan pinjaman.

Dalam pengumuman hari ini, DFC menyatakan bahwa dalam kunjungan tersebut, pihaknya akan "meletakkan dasar-dasar untuk pembukaan kantor di Beograd guna memfasilitasi pelaksanaan proyek-proyek yang akan mendukung pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut."

Populer

Usai Rumah Digeledah, Noor Aflah Diperiksa KPK

Senin, 20 April 2026 | 14:11

China Peringatkan RI Tak Rusak Stabilitas Regional

Sabtu, 18 April 2026 | 02:00

Jaksa Watch Lapor KPK, Ada Dugaan Penyalahgunaan Aset Sitaan Korupsi

Jumat, 17 April 2026 | 17:46

Giliran Sekda Kota Madiun Dipanggil KPK dalam Kasus Pemerasan Maidi

Senin, 13 April 2026 | 14:18

Pengamat Endus Isu Pemakzulan Presiden Didesain Wapres

Kamis, 16 April 2026 | 00:32

Eksepsi Mardiono terkait Gugatan Muktamar PPP Ditolak PN Jakpus

Kamis, 16 April 2026 | 18:10

Kekesalan JK Dipicu Sikap Gibran dan Serangan Termul

Senin, 20 April 2026 | 12:50

UPDATE

Pledoi Petrus Fatlolon Kritik Logika Hitungan Kerugian Negara

Kamis, 23 April 2026 | 00:02

Tim Emergency Response ANTAM Wakili Indonesia di Ajang Dunia IMRC 2026 di Zambia

Kamis, 23 April 2026 | 00:00

Diungkap Irvian Bobby: Noel Gunakan Kode 3 Meter untuk Minta Rp3 Miliar

Rabu, 22 April 2026 | 23:32

Cipayung Plus Tekankan Etika dan Verifikasi Pemberitaan Media Massa

Rabu, 22 April 2026 | 23:29

Survei TBRC: 84,6 Persen Publik Puas dengan Kinerja Prabowo

Rabu, 22 April 2026 | 23:18

Tagar Kawal Ibam Trending X Jelang Sidang Pledoi

Rabu, 22 April 2026 | 23:00

Dorong Transparansi, YLBHI Diminta Perkuat Akuntabilitas Publik

Rabu, 22 April 2026 | 22:59

Penyelenggaraan IEF 2026 Bantah Narasi Sawit Merusak Lingkungan

Rabu, 22 April 2026 | 22:52

Belanja Ramadan-Lebaran Menguat, Mandiri Kartu Kredit Tumbuh 24,3%

Rabu, 22 April 2026 | 22:32

Terinspirasi Iran, Purbaya Kepikiran Pajaki Kapal yang Lewat Selat Malaka

Rabu, 22 April 2026 | 22:30

Selengkapnya