Berita

Yerusalem Timur/Net

Dunia

Akhir Tahun Ini, Honduras Pindahkan Kedutaan Dari Tel Aviv Ke Yerusalem

SENIN, 21 SEPTEMBER 2020 | 08:47 WIB | LAPORAN: SARAH MEILIANA GUNAWAN

Honduras dilaporkan akan memindahkan kantor kedutaan besarnya di Tel Aviv ke Yerusalem. Hanya berselang satu tahun setelah negara Amerika Tengah itu mengakui Yerusalem sebagai ibukota Israel.

Pemindahan kantor kedutaan menjadi pembahasan dalam panggilan telepon antara Presiden Honduras, Juan Orlando Hernandez dan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu pada Minggu (20/9).

Dimuat Sputnik, Hernandez mengatakan pihaknya dapat membuka kedutaan tahun depan, namun Netanyahu mendesaknya untuk dibuka akhir tahun ini.


Hal yang sama juga dilakukan oleh Israel yang akan membuka kantor kedutaannya di Tegucigalpa.

"Untuk memperkuat aliansi strategis kami, kami membahas pembukaan kedutaan besar masing-masing di Tegucigalpa dan Yerusalem. Kami berharap untuk mengambil langkah bersejarah ini sebelum akhir tahun," ujar Hernandez dalaam akun Twitter-nya.

Tahun lalu, Honduras telah meresmikan kantor diplomatik yang berfungsi sebagai misi perdagangan di Yerusalem.

Selain Honduras, Netanyahu mengatakan Serbia juga akan menjadi negara Eropa pertama yang memindahkan kedutaannya ke Yerusalem.

Pemindahan atau pembukaan kedutaan besar di Yerusalem merupakan contoh yang dibuat oleh pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.

Pada 2017, Trump mengumumkan pengakuan Yerusalem sebagai ibukota Israel dan memindahkan Kedutaan Besar AS ke sana.

Langkah tersebut kemudian diikuti oleh Guatemala dan Paraguay. Sementara Brasil masih mempelajari kemungkinan pemindahan.

Pemindahan kedutaan ke Yerusalem merupakan sebuah kontroversi karena kota yang dianggap suci tersebut menjadi salah satu sengketa utama antara Israel dan palestina.

Populer

KPK Panggil Sekretaris Camat hingga Direktur Perusahaan dalam Kasus OTT Bupati Bekasi

Rabu, 14 Januari 2026 | 12:09

Menanti Nyali KPK Panggil Jokowi di Kasus Kuota Haji

Minggu, 11 Januari 2026 | 08:46

Kolaborasi dengan Turki

Minggu, 11 Januari 2026 | 04:59

Taktik Pecah Belah Jokowi Tak akan Berhasil

Sabtu, 10 Januari 2026 | 06:39

Ijazah Asli Kehutanan UGM

Rabu, 14 Januari 2026 | 05:09

Pendukung Jokowi Kaget Dipolisikan Demokrat

Rabu, 07 Januari 2026 | 13:00

Penculikan Maduro Libatkan 32 Pesawat Buatan Indonesia

Selasa, 06 Januari 2026 | 13:15

UPDATE

Modal Asing Keluar Rp7,71 Triliun, BI Catat Tekanan di SBN pada Pertengahan Januari 2026

Jumat, 16 Januari 2026 | 08:05

Dolar AS Menguat ke Level Tertinggi Enam Pekan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:56

Kejauhan Mengaitkan Isu Ijazah Jokowi dengan SBY–AHY

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:48

RUU Perampasan Aset Jangan Jadi Alat Menyandera Lawan Politik

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:40

Jenazah 32 Tentara Kuba Korban Serangan AS di Venezuela Dipulangkan

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:33

Bursa Eropa: Efek Demam AI Sektor Teknologi Capai Level Tertinggi

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:16

Emas Tak Lagi Memanas, Tertekan Data Tenaga Kerja AS dan Sikap Moderat Trump

Jumat, 16 Januari 2026 | 07:06

Wajah Ideal Desa 2045

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:50

TPU Tegal Alur Tak Tersangkut Lahan Bersengketa

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:23

Kemenkes Siapkan Rp1,2 Triliun untuk Robotik Medis

Jumat, 16 Januari 2026 | 06:04

Selengkapnya