Berita

Pengangkutan mayat oleh Polres Kepulauan Seribu/Net

Presisi

Polisi Temukan Lima Mayat Dalam Freezer Di Kapal Ikan Star Indo Jaya

JUMAT, 18 SEPTEMBER 2020 | 09:53 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Jajaran Polres Kepulauan Seribu menemukan lima mayat yang tersimpan di dalam mesin pendingin atau freezer.

Kapolres Kepulauan Seriub AKBP Morry Edmond menyampaikan, mayat ditemukan di atas kapal ikan Star Indo Jaya Maju VI saat tengah membagikan masker dan penegakan protokol kesehatan dalam operasi yustisi.

Operasi menyasar kapal ikan yang mengangkut banyak penumpang. Salah satunya, kapal ikan Star Indo Jaya Maju VI, karena terlihat padat.


"Kemudian kita bagikan masker sama imbauan untuk protokol kesehatan pada saat patroli ngecek ke kapal ini. Kapal ternyata jumlah ABK (awak buah kapal)-nya cukup banyak. Kemudian cek manifes, dari sana diketahui nahkoda dan ABK mengakui bahwa ada lima ABK-nya yang meninggal dunia dan ditaruh dalam freezer," papar Edmond kepada wartawan, Jumat (18/9).

Saat ini, sambung Edmond pihaknya telah melakukan pemeriksaan terhadap enam saksi. Ia menyebut total kru di kapal ikan itu mencapai 43 orang. Lantaran ada lima ABK yang meninggal, kini hanya ada 38 awak kapal yang nantinya juga dimintai keterangan.

"Sisanya nanti akan di-rapid juga. Sementara ini, kapalnya ada di depan Dermaga Marina, labuh jangkar di sana," ujar dia.

Berdasarkan keterangan saksi, lima ABK itu meninggal seminggu lalu. Mereka disimpan di dalam ruangan pendingin oleh nakhoda kapal. Masih belum diketahui pasti penyebab kematian kelimanya.

Polisi membawa 5 jenazah itu ke Rumah Sakit Polri Kramat Jati untuk diautopsi. Kelima jenazah itu yakni Putra Enggal Pradana (19); Khoirul Mutaqqin (24); M. Zulkarnaen (24); Mohammad Son Haji (27); dan Miftakhul Huda (21).

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya