Berita

Perwakilan Alumni Ponpes Darussalam usai laporan polisi/RMOLJatim

Nusantara

Surat Edaran Bermuatan Diskriminasi Eks Pasien Corona Viral, Seorang Camat Di Banyuwangi Dilaporkan Ke Polisi

JUMAT, 18 SEPTEMBER 2020 | 02:35 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Sejumlah santri alumni Ponpes Darussalam Blok Agung akhirnya mengadukan Camat Songgon ke Polresta Banyuwangi.

Langkah hukum itu menyusul surat edaran Camat Songgon yang dianggap menimbulkan keresahan di kalangan alumni.

Dalam surat edaran tertanggal 9 September tersebut poin 2 disebutkan agar meminta warganya yang terpapar/terconfirm Covid-19 (khususnya akibat tersebarnya santri Ponpes Darussalam Blok Agung) untuk melaksanakan isolasi mandiri dan melakukan pengawasan terhadapnya selama isolasi tersebut, mengingat keresahan warga sekitar akibat adanya warga yang terpapar.


Meski surat ini kemudian diralat pada 14 September, namun Ali Bisri Mustofa selaku perwakilan santri alumni Ponpes Darussalam Blok Agung tetap melaporkan Camat Songgon ke Polresta Banyuwangi hari ini, Kamis (17/9).

"Iya saya mengadukan pak Kunta Prastawa yang juga Camat Songgon atas suratnya tanggal 9 September 2020 yang salah satu poin menyebut seolah-olah Covid-19 itu dari Ponpes Darussalam Blok Agung," ujar Kang Bisri sapaan akrabnya seperti diberitakan di Kantor Berita RMOLJatim, Kamis (17/9).

Lanjut Kang Bisri, pandemi Covid-19 merupakan musibah dunia. Ada juga klaster perkantoran hingga klaster keluarga. Tapi kesannya Ponpes Darussalam Blok Agung menjadi tempat penyebaran pandemi.

"Tapi kenapa hanya tempat kami yang disebut bahwa seolah olah hanya dari tempat menuntut ilmu dulu," tegasnya.

Akibat surat Camat Songgon tersebut, imbuh Kang Bisri, justru timbul keresahan di kalangan  alumni-alumni.

"Banyak santri alumni yang merasa dipojokkan," ujarnya.

Yang jelas pihaknya saat ini menyerahkan pengaduan Camat Songgon ke pihak kepolisian.

"Untuk aduan biar polisi yang menentukan. Yang jelas tadi (sore ini) kami mengadukan camat tersebut," bebernya.

Seperti diketahui, sejak surat edaran Camat Songgon beredar pada 9 September, langsung menjadi ramai dan viral di media sosial. Barulah setelah itu Camat Songgon meralatnya pada 14 September.

Sebelumnya perwakilan sejumlah aktivis dan warga Banyuwangi  yang tergabung dalam Aliansi Masyarakat Peduli Covid-19 (Apec19) diwakili Bondan Madani, merasa prihatin dan mengecam kelambanan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi dalam menangani pandemi.

Pihaknya mendesak Bupati Dan Wakil Bupati Banyuwangi beserta jajaran di bawahnya untuk menjaga iklim demokrasi yang sejuk, aman, damai dan kondusif terutama menjelang Pilkada.

"Mendesak Bupati Banyuwangi untuk mencopot Camat Songgon bapak Kutha Prastawa dari jabatannya, sebab sudah membuat situasi Banyuwangi memanas, khususnya di kalangan pondok pesantren," tegas Bondan.

Populer

Polisi Gunakan Senjata Baru OTT, 21 Kepsek Diamankan

Senin, 21 September 2026 | 03:25

Djaka Budhi Diuntungkan Berkat Menkeu Baru Suahasil Nazara

Minggu, 20 September 2026 | 14:18

Syukur Mandar Dicopot, Gerakan Oposisi Tegaskan Organisasi Bukan Milik Pribadi

Minggu, 20 September 2026 | 18:58

Serahkan Bukti Dugaan Politik Uang Muktamar ke-35 NU, KPK NU Desak KPK Usut Nusron Wahid

Jumat, 25 September 2026 | 14:51

TNI Tegaskan Lahan Teuku Umar No. 2 Aset Negara

Jumat, 25 September 2026 | 22:39

Ahmad Dedi Dikabarkan Jadi Tersangka Baru Kasus Suap Bea Cukai

Senin, 21 September 2026 | 13:33

KPK Dalami Dugaan Aliran Rp3,5 Miliar ke Eks Ketum HIPMI

Minggu, 27 September 2026 | 11:44

UPDATE

Suap ke Pejabat ATR/BPN Berawal PT Summarecon Agung Tbk Caplok Lahan Warga

Selasa, 29 September 2026 | 14:21

Prabowo Panggil Mendikti Saintek hingga Kepala BNN, Bahas Pengentasan Narkoba

Selasa, 29 September 2026 | 14:18

BI Ungkap Biang Kerok Rupiah Jeblok ke Rp18.000 per Dolar AS

Selasa, 29 September 2026 | 14:11

Pimpinan DPR Setuju Komisi XIII Periksa Lapas Cibinong

Selasa, 29 September 2026 | 14:00

Tangis Mahathir Mohamad Pecah Saat Mengantar Istri ke Peristirahatan Terakhir

Selasa, 29 September 2026 | 13:52

Prabowo-Megawati Bakal Bertemu Lagi, Dasco: Nasi Gorengnya Belum Keluar

Selasa, 29 September 2026 | 13:51

Sistem Pemungutan Pajak Digital Luar Negeri sudah Beroperasi

Selasa, 29 September 2026 | 13:48

Bitcoin Masih Stabil Meski Harga Minyak Naik Tajam

Selasa, 29 September 2026 | 13:45

Pekan Ini DPR Bertemu Parpol Non-Parlemen Bahas RUU Pemilu

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

KRI Sriwijaya-100 Bakal Dimodifikasi Dukung Penanganan Bencana

Selasa, 29 September 2026 | 13:36

Selengkapnya