Berita

Walikota Bandar Lampung, Herman HN/RMOLLampung

Nusantara

APBD Defisit, Pemkot Bandar Lampung Akan Ngutang Ke Kemenkeu Dan Jual Aset

JUMAT, 18 SEPTEMBER 2020 | 02:21 WIB | LAPORAN: ANGGA ULUNG TRANGGANA

Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) 2020 selama pandemi Covid-19 Kota Bandarlampung mengalami defisit. Untuk menutupinya, pemkot akan menjual aset dan utang ke Kemenkeu RI.

Wali Kota Bandarlampung Herman HN mengatakan penjualan aset untuk mengatasi kekurangan-kekurangan APBD.

"Aset kita juga tidak dimanfaatkan. Ada penimbuhan-penimbunan pantai yang bagi hasil ke kita dijual kalau ada yang berminat," jelasnya, Kamis (17/9) seperti diberitakan Kantor Berita RMOLLampung.


Sekda Kota, Badri Tamam mengatakan, penjualan aset dan utang ditarget mendatangkan uang Rp 250 miliar.

"Cukup besar dari pusat saja sudah dipotong, DAU dan DAK itu Rp 160 miliar, kemudian PAD 35 persen. Itu dipotong," kata Badri Tamam.

Menurutnya, aset-aset yang sudah cukup lama tidak dimanfaatkan akan dikerjasamakan dengan pihak ketiga seperti tanah di Panjang, Bumi Waras dan belakang Hotel Sahid.

"Rp 100 miliar dapatlah, kan ada 3 lahan jika dikerjasamakan dengan pihak ke tiga," jelasnya.

Selain itu, Pemkot juga sedang melakukan pengajuan dana ke Kementerian Keuangan RI sebesar Rp 150 miliar.

"Kami diberikan kesempatan dari pusat untuk meminjam tanpa bunga dengan jangka waktu 8 tahun. Tapi tentunya kita punya skenario untuk melunasinya, jadi kita pinjam lalu kita kembalikan secepatnya," ujarnya.

Populer

MA Koreksi Kerugian Negara Kasus Korupsi Timah, Bukan Rp300 Triliun

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 22:36

Giliran Kepemimpinan TNI Kembali Diberikan kepada Matra Laut

Sabtu, 08 Agustus 2026 | 06:27

Keluarga Eks Pangkostrad Kemal Idris Akhirnya Raih Keadilan

Senin, 10 Agustus 2026 | 23:00

Febrie Bisa Diamuk Koruptor Lain Jika Ditahan di Rutan Kejaksaan

Selasa, 11 Agustus 2026 | 11:18

Mendadak Berubah, Jaksa Agung Lantik Saiful Bahri jadi Dirdik Jampidsus

Selasa, 11 Agustus 2026 | 20:21

Rismon Sianipar Bisa Menangkan Sayembara Rp100 Juta dari Denny Indrayana

Rabu, 12 Agustus 2026 | 05:19

Satlap Tri Cakti Diduga Hadang Polisi di Belitung, IPW Desak Ada Tindak lanjut

Senin, 17 Agustus 2026 | 14:30

UPDATE

Titik Terang di Beltim, PT Timah Diperbolehkan Beli Timah Rakyat

Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:38

Mantri BRI Rela Terobos Kabut dan Jalan Terjal demi Jaga Asa Pelaku Usaha

Selasa, 18 Agustus 2026 | 21:21

Alunan Bella Ciao Iringi Pembubaran Demo BEM UI

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:57

BEM UI: Kemerdekaan Indonesia Masih Semu

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:45

Serba-Serbi Demo, Intel Cegat Massa Tak Berseragam Merapat Barisan BEM UI

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:39

Peringatan Dini BMKG Modal Penting Hadapi Karhutla

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:28

MES Siapkan Jurus Jadikan Indonesia Pusat Ekonomi Syariah Dunia

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:13

Budaya KKN dan Koncoisme Penghalang Cita-cita Merdeka

Selasa, 18 Agustus 2026 | 20:00

Waspada! El Nino Tahun Ini Lebih Kuat dari 2015

Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:48

Said Abdullah: Rekam Jejak Destry-Aida Jadi Modal Pimpin BI

Selasa, 18 Agustus 2026 | 19:38

Selengkapnya