Berita

Ilustrasi/Net

Kesehatan

4 Gedung Pemprov DKI Ditutup Sementara Gegara Covid-19, Ini Rinciannya

KAMIS, 17 SEPTEMBER 2020 | 16:43 WIB | LAPORAN: AHMAD ALFIAN

Empat gedung Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ditutup sementara waktu akibat ada pegawai yang dinyatakan positif terpapar Covid-19.

Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) DKI Jakarta, Chaidir menjelaskan, empat gedung tersebut adalah Blok G Balai Kota DKI Jakarta, Dinas Teknis Jatibaru di Kecamatan Tanah Abang, Kantor Walikota Jakarta Selatan, dan Dinas Kesehatan di Kecamatan Gambir.

“Tadi saya baru dapat kabar, Dinkes ditutup juga tapi enggak menyeluruh,” kata Chaidir saat dihubungi, Kamis (17/9).


Menurut Chaidir, ada bagian tertentu di Dinas Kesehatan yang masih beroperasi. Sedangkan bagian pelayanan administrasi, ditutup total untuk disemprot disinfektan.

“Seperti tim penanggulangan Covid-19 mereka tetap beroperasi, lokasinya satu gedung tapi beda ruangan, sehingga masih bisa dibuka,” jelas Chaidir.

Menurutnya, keempat gedung itu ditutup karena adanya sejumlah ASN DKI yang terpapar Covid-19. Namun untuk data total ASN yang terkena Covid-19, Chaidir mengaku tak memiliki datanya.

Dia beralasan, pihak yang berkompeten menjelaskan jumlah ASN yang terpapar Covid-19 adalah Dinas Kesehatan DKI Jakarta.

Selama ditutup, lanjut Chaidir, seluruh ASN bekerja dari rumah atau pindah ke gedung lain seperti di Dinas Teknis Abdul Muis.

“Bagi ASN yang enggak ngantor, mereka kerja dari rumah (work from home/WFH) pakai aplikasi, kan sekarang zamannya sudah canggih,” ungkapnya.

Untuk diketahui, sebanyak 24 aparatur sipil negara (ASN) di lingkungan Pemprov DKI Jakarta positif Covid-19. Di antaranya 13 orang pejabat, sedangkan 11 orang sisanya staf ASN.

Adapun delapan pejabat yang sempat terpapar Covid-19 telah dinyatakan sehat, dan kembali beraktivitas. Namun, dua di antaranya meninggal dunia, dan tiga orang lagi masih menjalani isolasi.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya