Berita

Personel Polda Kalimantan Tengah bagikan sembako untuk korban banjir/Net

Presisi

100 Personel Polda Kalteng Bagikan Sembako Dan Bantu Warga Terdampak Banjir Di Katingan

SELASA, 15 SEPTEMBER 2020 | 19:53 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Polda Kalimantan Tengah mengerahkan 100 personel gabungan Satbrimob, Disamapta dan Ditpolairud untuk terjun membantu warga terdampak banjir di Kabupaten Katingan, Kalimantan Tengah.

“Selain personel gabungan Polda Kalteng, pada kegiatan SAR tersebut juga dibantu oleh Polres Kobar, Kotim dan Lamandau serta Polres Katingan itu sendiri," kata Kapolda Kalimantan Tengah Irjen Dedi Prasetyo kepada wartawan, Selasa (15/9).

Kapolda menekankan kepada seluruh Kapolres yang wilayahnya terdampak banjir untuk turun ke lokasi guna membantu evakuasi warga yang mengalami musibah tersebut.


Disamping itu, sambung Dedi, tim Polda Kalteng juga menggelar bakti sosial dan kesehatan yang diperuntukan bagi warga terdampak musibah banjir. Sebanyak 1 ton beras, 120 liter minyak goreng serta 110 dus mie instan serta masker dibagikan kepada korban banjir.

“Kegiatan SAR dilaksanakan 68 Personil Polda di Desa Samba Danum, Desa Samba Kahayan, Desa Samba Bakumpai berupa pembagian sembako dan pengobatan gratis sebagai bentuk kepedulian Polri kepada warga terdampak banjir,” demikian Dedi.

Curah hujan yang cukup tinggi membuat empat kabupaten di Provinsi Kalimantan Tengah yaitu Kabupaten Lamandau, Seruyan, Katingan dan Kotawaringin Timur terendam banjir.

Di Kabupaten Katingan ada tujuh kecamatan yang terendam, yakni Kecamatan Katingan Tengah, Pulau Malan, Tewang sanggalang Garin, Katingan Hilir, Tasik Penyawan, Katingan Hulu dan Marikit.

Total keseluruhan masyarakat yang terdampak mencapai 4.004 kepala keluarga (KK) dan 79 KK atau 249 jiwa terpaksa mengungsi ke daerah yang lebih aman dan tinggi.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Sony Sonjaya Teringat Pengacara Elza Syarief saat Dicokok Penyidik Kejagung

Rabu, 17 Juni 2026 | 01:00

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya