Berita

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto/Net

Kesehatan

Terawan Sudah Deal Dengan Perusahaan Hotel Untuk Siapkan Ruang Isolasi Covid-19

SENIN, 14 SEPTEMBER 2020 | 17:23 WIB | LAPORAN: AHMAD SATRYO

Ketersedian ruang isolasi bagi pasien Covid-19 di dalam dan luar wilayah DKI Jakarta akan dipenuhi pemerintah melalui kerja sama dengan sejumlah perusahaan hotel.

Menteri Kesehatan, Terawan Agus Putranto menjelaskan, pemerintah pusat telah bekerja sama dengan sejumlah jaringan grup hotel seperti Accor Hotel, Novotel, Ibis Hotel, hingga Harris Hotel untuk ketersedian ruang isolasi.

"Hotel tersebut juga siap membantu pemerintah bila memerlukan hotel untuk isolasi di luar Jakarta," ujar Terawan dalam jumpa pers usai rapat terbatas mengenai laporan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional secara virtual, Senin (14/9).


Hotel-hotel tersebut nantinya digunakan untuk pasien Covid-19 yang bergejala ringan dan atau orang tanpa gejala (OTG) yang sebenarnya bisa melakukan isolasi mandiri di rumah.

Nantinya, perusahaan hotel menyediakan ruang isolasi di hotel berbintang 2 dan bintang 3 yang dimilikinya.

"Jumlahnya ada 10-15 hotel dengan kapasitas 1.500 kamar atau 3.000 orang. Jumlah hotel ini dapat ditambah menjadi 15-30 hotel jika diperlukan," terangnya.

Selain untuk isolasi pasien yang gejala ringan maupun tidak bergejala, pemerintah pusat juga sudah menyiapkan tempat perawatan pasien yang bergejala sedang sampai dengan berat.

Khusus untuk DKI Jakarta, Terawan menyebutkan hasil pengecekan langsung dan sidak di lapangan per 13 September 2020 masih mampu melakukan perawatan pasien Covid-19 di sejumlah fasilitas yang sudah tersedia.

Setidaknya, ada 1.088 tempat tidur dari 4.271 tempat tidur untuk ruang isolasi pasien yang masih kosong. Jumlah ini akan ditambah sebanyak 1.022 tempat tidur. Dengan demikian, total tempat tidur yang bisa digunakan berjumlah 5293.

"Sedangkan untuk merawat pasien Covid-19 dengan gejala berat yang memerlukan ruang ICU terdapat 115 tempat kosong dari 584 tempat tidur ICU yang ada. Dan dalam beberapa hari ke depan dapat ditambah sebanyak 138 tempat tidur ICU, sehingga total menjadi 722 tempat tidur," tambahnya.

Selain itu, tempat isolasi pasien bergejala ringan atau tanpa gejala Covid-19 di rumah sakit darurat Wisma Atlet Kemayoran disiapkan tower 6 dengan jumlah tempat tidur sebanyak 1.746. Namun sudah terisi 888 tempat tidur.

Kemudian di tower 7 yang bisa menampung 2.472 tempat tidur, di mana 749 tempat sudah diisi. Di Wisma Atlet tower 4 juga ada 2.472 tempat tidur yang belum terisi.

"Di samping itu juga disiapkan balai pelatihan kesehatan atau bapelkes di Jakarta mau pun di Ciloto. Kapasitas ada 326 kamar untuk menampung 653 orang. Kami juga menyiapkan beberapa bapelkes baik di Batam, Semarang, maupun Makassar," demikian Terawan Agus Putranto.

Populer

Pengacara Terkenal yang Menyita Perhatian Publik

Minggu, 08 Maret 2026 | 11:44

KPK Dikabarkan Gelar OTT di Cilacap Jawa Tengah

Jumat, 13 Maret 2026 | 14:54

Anggaran Pendidikan Diperebutkan, Sistemnya Tak Pernah Dibereskan

Sabtu, 14 Maret 2026 | 07:48

Bangsa Tak Akan Maju Tanpa Makzulkan Gibran dan Adili Jokowi

Senin, 09 Maret 2026 | 00:13

Prabowo Berpeluang Digeruduk Demo Besar Usai Lebaran

Rabu, 11 Maret 2026 | 06:46

Fahira Idris Dukung Pelarangan Medsos Buat Anak di Bawah 16 Tahun

Minggu, 08 Maret 2026 | 01:58

Golkar Berduka, Putri Akbar Tandjung Wafat

Rabu, 11 Maret 2026 | 15:27

UPDATE

Forum IPEM 2026 Momentum Penting Perkuat Diplomasi Energi

Kamis, 19 Maret 2026 | 00:08

Polres Metro Tangerang Kota Ungkap 14 Kasus Curas Sepanjang Ramadan

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:45

Negara Bisa Menjadi Totaliter Lewat Teror dan Teknologi

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:28

Pengungkapan Pelaku Teror Air Keras Bukti Ketegasan Prabowo

Rabu, 18 Maret 2026 | 23:10

YLBHI: Ada Pola Teror Berulang terhadap Aktivis hingga Jurnalis

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:51

Observatorium Bosscha: Hilal 1 Syawal Tipis di Ufuk Barat

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:32

TNI-Polri Harus Kompak Bongkar Teror Air Keras Aktivis KontraS

Rabu, 18 Maret 2026 | 22:10

Umat Hindu Semarang Gelar Tawur Agung Kesanga Sambut Nyepi Saka 1948

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:56

YLBHI Minta Kasus Air Keras Andrie KontraS Disidang di Peradilan Umum

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:40

Kinerja Cepat Polri Ungkap Kasus Penyiraman Air Keras Tuai Apresiasi

Rabu, 18 Maret 2026 | 21:11

Selengkapnya