Berita

Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono saat raker bersama Komisi III DPR/Repro

Presisi

Rapat Bersama DPR, Polri Minta Tambah Anggaran Rp 19,6 Triliun Untuk Tahun 2021

SENIN, 14 SEPTEMBER 2020 | 13:00 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) meminta tambahan anggaran sebesar Rp 19,6 triliun untuk tahun anggaran 2021.

Usulan penambahan anggaran ini disampaikan oleh Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono dalam rapat dengar pendapat bersama Komisi III DPR RI, Senin (14/9).

“Polri telah mengusulkan tambahan anggaran pada penetapan pagu alokasi anggaran tahun 2021 kepada Kemenkeu dan Bappenas, sebesar Rp 19,668.888,319,” papar Gatot.


Penambahan sebesar Rp 19,6 triliun itu, untuk dialokasikan belanja barang sebesar Rp 4,9 triliun, pemenuhan penyelidikan dan penyidikan Rp 1,8 triliun, Perlengkapan Perorangan Lapangan (Kaporlap) sebesar Rp 2,5 triliun, pengamanan Piala Dunia U 20 sebesar Rp 73 miliar serta belanja modal sebesar Rp 15,1 triliun.

“Dalam meningkatkan pelayanan publik dan memberikan rasa aman kepada masyarakat, kami memohon dukungan pimpinan dan anggota Badan Anggaran DPR RI, kiranya Polri mendapat tambahan anggaran sumber Rupiah Murni (RM) pada penetapan alokasi tahun 2021,” tandas Gatot.

Dari tahun ke tahun, anggaran Polri terus meningkat. Pada tahun anggaran 2020, Korps Bhayangkara mendapat anggaran sebesar Rp 104,7 triliun. Naik 11,1 persen dari anggaran tahun 2019 sebesar 94,3 triliun.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya