Berita

Ketua Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Covid-19, Akmal Taher, jadi salah satu peserta diskusi virtual/Repro

Politik

Kepala Daerah Diminta Terbuka Soal Penanganan Covid-19

SABTU, 12 SEPTEMBER 2020 | 17:30 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Ketua Bidang Penanganan Kesehatan Satgas Covid-19, Akmal Taher, meminta setiap kepala daerah lebih terbuka soal penanganan virus corona di wilayahnya masing-masing.

Hal ini disampaikan Akmal Taher karena beberapa kepala daerah memiliki kebijakan yang berbeda terkait upaya memutus mata rantai penyebaran virus corona.

Namun, sejumlah kebijakan yang diterapkan hingga kini belum mampu menahan laju penambahan kasus positif Covid-19 di setiap daerah yang cenderung bersifat fluktuatif.


"Marilah kita pakai ukuran yang sama, kita terbuka dan perbaiki dan masyarakat kasih tahu," kata Akmal dalam acara diskusi virtual Polemik bertajuk “Penularan Bertambah, Perilaku Kok Belum Berubah”, Sabtu (12/9).

Akmal menyebut, pola pendekatan penanganan Covid-19 di Indonesia di setiap wilayah memang pasti berbeda. Mengingat, adanya local wisdom atau keanekaragaman budaya yang menjadi satu hal yang dipertimbangkan dalam membuat kebijakan.

Namun, kata Akmal, meskipun berbeda-beda penanganannya, tingkat keberhasilan memutus mata rantai penyebaran virus corona harusnya serupa.

"Tapi ukuran keberhasilannya harus seragam mestinya. Saya enggak akan komentari itu, tapi kalau akhirnya angkanya tak bisa kurangi penularan ya mestinya mawas diri, ada yang meski diganti pendekatannya," demikian Akmal.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya