Berita

Menko Polhukam RI Mahfud MD/Net

Politik

Soal Cukong, Pengamat Politik: Tidak Berarti Apa-apa Kalau Mahfud MD Cuma Omdo

SABTU, 12 SEPTEMBER 2020 | 12:54 WIB | LAPORAN: IDHAM ANHARI

Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam), Mahfud MD hanya dianggap omong doang alias omdo jika tidak ada langkah kongkrit terkait pernyataanya pilkada dikuasai cukong.

"Menko Polhukam perlu bertindak, hanya mengetahui persentase mafia pilkada tetapi diam, maka tidak berarti apa-apa," kata Direktur Eksekutif Indonesia Political Opinion (IPO), Dedi Kurnia Syah kepada Kantor Berita Politik RMOL, Sabtu (12/9).

Pemerintah perlu melakukan evaluasi total terhadap pelaksanaan termasuk regulasi pilkada.


Pasalnya, Dedi menambahkan, aktifitas para donatur di pilkada merupakan keniscayaan serta keberadaanya tidak dapat dinafikkan.

"Pemerintah perlu lakukan evaluasi terhadap pelaksanaaan sekaligus penerapan regulasi pilkada," tegas pengamat politik ini.

Termasuk, meninjau kembali ambang batas, hal ini penting lantaran menjadi ganjalan bagi kandidat potensial tetapi tidak memiliki relasi dengan parpo.

"Dengan ambang batas membuat parpol sedemikian mahal dalam memberikan dukungan, dan itu tidak dapat dihindari," pungkas Dedi.

Populer

Nama Raffi Ahmad Muncul di Sidang Blueray Cargo, Pengacara Minta Pemeriksaan Menyeluruh

Minggu, 07 Juni 2026 | 21:11

Jaksa KPK Ungkap Dirjen Bea Cukai Djaka Budi Utama Terima Rp3 M per Bulan

Jumat, 12 Juni 2026 | 18:11

Harta Zita Anjani PAN Melonjak Seribu Persen dalam Dua Tahun

Selasa, 16 Juni 2026 | 17:30

Harga Tiket Mahal, Jakarta Fair Bukan Lagi Pesta Rakyat

Senin, 15 Juni 2026 | 02:37

OTT Lanjutan KPK Tangkap 5 Pegawai BPK

Rabu, 10 Juni 2026 | 17:09

Masuk Ragunan Gratis dalam Rangka HUT Jakarta, Catat Tanggalnya

Senin, 15 Juni 2026 | 19:07

Ganti Rugi Lahan Belum Tuntas, Warga Medan Polisikan Developer

Minggu, 07 Juni 2026 | 01:40

UPDATE

Belajar dari Hanson, Sritex dan Duta Palma: Korporasi Terseret Korupsi Tak Harus Ikut Mati

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:05

Tiba-tiba Ramai Bicara Adab

Kamis, 18 Juni 2026 | 06:00

Manuver Sony Sonjaya Pengaruhi Opini Publik

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:38

Satpam Didorong Jadi Garda Terdepan Pelayanan dan Keamanan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:32

Inggris Kalahkan Kroasia Lewat Drama Enam Gol

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:21

Pesan Khusus Kiai Suyuti Toha untuk Bangsa dan Negara

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:07

1945-1950: Kota Pengungsi, Kota Ketakutan

Kamis, 18 Juni 2026 | 05:02

KPK Didesak Panggil Zita Anjani Buntut Harta Meroket 1.000 Persen

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:19

Membaca Tomy Winata: Ketika Modal, Negara, dan Kekuasaan Belajar Bertahan

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:14

Kelompok Oposisi Cari Celah Bangun Narasi Pemerintah Tidak Kompeten

Kamis, 18 Juni 2026 | 04:02

Selengkapnya